Pelemahan IHSG Diprediksi Masih Berlanjut

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Layar pergerakan Index Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Sudirman, Jakarta, Kamis 16 Agustus 2018. Tempo/Tony Hartawan

    Layar pergerakan Index Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Sudirman, Jakarta, Kamis 16 Agustus 2018. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Binaartha Sekuritas memproyeksikan potensi pelemahan berlanjut dalam pergerakan IHSG hari ini. 

    Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan terlihat pola bearish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi pelemahan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support.

    Baca juga: IHSG Dibuka Menguat Seiring Respons Positif Kinerja Emiten

    Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, menurutnya support pertama maupun kedua memiliki range pada level 5.729,534 hingga 5.704,462.

    Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 5.797,179 hingga 5.839,752.

    Berdasarkan indikator, MACD sudah membentuk pola dead cross di area negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI berada di area netral.

    Saham-saham yang masih dapat mendapat perhatian di antaranya ANTM, LSIP, ELSA, DOID, SCMA, BBTN.

    Kepala Riset Lanjar Nafi mengatakan secara teknikal pergerakan IHSG melanjutkan trend bearish jangka menengah yang dimulai sejak bulan lalu.

    Tidak mampunya IHSG menembus resistance MA50 dan bearish trend dikisaran level 5.900 membuat psikologis tekanan aksi jual membayangi pergerakan.

    Meskipun indikator Stochastic terkonsolidasi positif setelah crosing pada area deka oversold momentum pergerakan IHSG masih terlihat flat pada middle oscillator RSI. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.