Paket Ekonomi 16, Darmin: Kenapa Harus Modal Asing, Karena ...

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution bersama Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, dan Wakil Kepala Otoritas Jasa Keuangan Nurhaida mengumumkan paket kebijakan ekonomi ke XVI di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, 16 November 2018. TEMPO/Ahmad Faiz

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution bersama Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, dan Wakil Kepala Otoritas Jasa Keuangan Nurhaida mengumumkan paket kebijakan ekonomi ke XVI di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, 16 November 2018. TEMPO/Ahmad Faiz

     

    Staf Ahli Bidang Logistik Kementerian Koordinator Perekonomian Ellen Setiadi menuturkan transaksi berjalan akan semakin  buruk apabila tidak semua devisa hasil ekspor (DHE) dimasukkan dan ditempatkan dalam Sistem Keuangan Indonesia (SKI). Selama ini, pengaturam DHE hanya diwajibkan untuk melapor dan memasukkan, tanpa ada kewajiban untuk ditempatkan di dalam SKI. Namun, kewajiban ini tidak perlu diberlakukan untuk seluruh komoditi ekspor, melainkan komoditi hasil sumber daya alam (SDA) yang nilai ekspornya lebih besar daru impor.

     

    "Tujuannya agar bisa meningkatkan dan menjaga ketahanan ekonomi nasional dan persepsi positif terhadap perekonomian nasional. Dalam implementasinya, akan ada rekening khusus di bank devisa," kata Ellen.

     

    Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Indonesia, Pieter Abdullah Redjalam, menuturkan pemerintah juga perlu melakukan evaluasi terhadap paket-paket kebijakan lainnya, khususnya dalam rangka memperbaiki sistem perizinan. Menurt dia, perlambatan investasi asing dan belum membaiknya ease of doing bisnis menunjukkan berbagai kebijakan yang sudah diambil belum cukup efektif. Pieter menilai faktor terbesar yang jadi penyebabbya adalah kurangnya koordinasi di lapangan.

     

    "Kebijakan yang baik di atas kertas seringkali tidak bisa jalan di lapangan karena kurangnya koordinasi antar otoritas kementerian dan lembaga," kata dia.

     

    Simak berita tentang Darmin hanya di Tempo.co


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.