Titiek Soeharto Kritik Jokowi: Dari Beras Sampai Cangkul Diimpor

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, seusai menghadiri acara Ngobrol Berama 300 Jenderal dan Tokoh Intelektual di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat, Sabtu, 22 September 2018. TEMPO.CO/Francisca Christy Rosana

    Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, seusai menghadiri acara Ngobrol Berama 300 Jenderal dan Tokoh Intelektual di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta Pusat, Sabtu, 22 September 2018. TEMPO.CO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Cilegon - Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya Titiek Soeharto menyebut kebijakan pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo atau Jokowi tak berhasil ciptakan swasembada pangan. Hal ini terlihat dari fakta angka impor pangan yang nilainya disebut-sebut terus naik. 

    Baca: Viral, Netizen Tanggapi Titiek Ingin Lanjutkan Program Soeharto

    "Banyak alasan kenapa presiden harus Pak Prabowo, karena tidak sedikit permasalahan di negeri ini, katakan saja, misalnya, kondisi pangan dan pertanian," kata Titiek Soeharto, ketika ditemui usai memimpin pertemuan temu relawan dan simpatisan Prabowo-Sandi se-Provinsi Banten di Cilegon, Rabu, 14 November 2018.

    Siti Hediati Hariyadi atau yang lebih dikenal sebagai Titiek Soeharto menyoroti kinerja pemerintahan terkait janji pada kampanye Jokowi dan Jusuf Kalla pada masa pemilihan presiden 2014 yang lalu. Saat itu ada janji dalam waktu tiga tahun akan swasembada padi jagung kedelai, tapi nyatanya sampai sekarang bukan swasembada malah impor.

    "Padahal kita ini negeri yang kaya, tapi kita malah impor. Dari beras, jagung, cabai, sampai cangkul diimpor," kata Titiek Soeharto.

    Lebih jauh Titiek Soeharto mengaku  optimistis pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahudin Uno unggul dalam perolehan suara di Provinsi Banten. "Kita optimistis pasangan Prabowo-Sandi bisa mengungguli pasangan nomor urut 01, Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019 di Banten," katanya. 

    Sementara itu, untuk tetap menjaga suara rakyat Banten tetap memilih Prabowo-Sandi, Titiek memastikan Prabowo-Sandi akan menyapa masyarakat secara langsung dengan mendatangi Tanah Banten untuk bersilaturahmi. "Insya Allah Pak Prabowo akan datang langsung ke Banten menemui para pendukungnya," katanya.

    Ketua DPD Partai Berkarya Provinsi Banten, Heldy Agustian juga menyatakan yakin dengan kemenangan Prabowo-Sandi di Banten. Pada Pilpres 2014 pasangan Prabowo-Hatta Rajasa unggul di daerah ini menjadi salah satu pengaruh perolehan suara pada pasangan nomor urut 02 itu.

    Baca: Giliran Titiek Soeharto Ditantang Netizen 50 Ribu Dapat Apa

    "Kita sangat berharap kekuatan suara dari simpatisan dan pendukung Pak Prabowo pada Pilpres 2014 tetap militan dan semakin meningkat, kami optimistis suara Pak Prabowo menang di Banten," kata Heldy. "Insya Allah kami akan berusaha semaksimal mungkin memenangkan pasangan ini. Apalagi melihat kondisi ekonomi sekarang ini, saya kira memang pemimpinnya sudah harus diganti."

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.