Cerita JK Soal Bisnisnya Gagal Tergilas Teknologi

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil  menerima penghargaan Provinsi Informatif dari Komisi dari  Komisi Informasi Pusat (KIP). Penghargaan diserahkan  oleh Wakil Presiden  Jusuf Kalla di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin, 5 November 2018.

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menerima penghargaan Provinsi Informatif dari Komisi dari Komisi Informasi Pusat (KIP). Penghargaan diserahkan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin, 5 November 2018.

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK mengatakan teknologi berkembang sangat cepat dan tak dapat dihentikan. Masyarakat dunia mau tak mau harus mengikut perkembangannya.

    Baca: Tes CPNS 2018 Banyak yang Gagal, JK Ungkit Mutu Pendidikan

    JK mengaku pernah tak percaya perkembangan teknologi bisa terjadi dengan cepat. "Saya pernah mengalami membuat bisnis lalu salah karena kurang percaya dengan begitu cepatnya teknologi," kata dia di acara Tempo Economic Briefing 2018 di Ritz Carlton, Jakarta, Kamis, 15 November 2018.

    Kejadiannya berlangsung saat JK menjalin Kerja Sama Operasional (KSO) untuk membangun jaringan telepon rumah di kawasan Indonesia Timur, 20 puluh tahun yang lalu. JK kemudian mengikut seminar di Institut Teknologi Bandung (ITB). Salah satu profesor dari Amerika saat itu memprediksi suatu masa transaksi langsung dari saku masyarakat.

    "Tapi 20 tahun lalu saya tidak percaya. Tetap saja menjalankan telepon meja itu. Kemudian pelan-pelan habis," ujarnya.

    JK mengatakan masyarakat Indonesia harus menyadari perubahan cepat revolusi industri. Pemerintah sendiri saat ini sudah berupaya untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia agar mampu mengimbangi teknologi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Lengkap Harga Mobil Toyota Tanpa PPnBM, dari Avanza hingga Vios

    Relaksasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) mobil berlaku pada 1 Maret 2021. Terdapat sejumlah model mobil Toyoto yang mendapat diskon pajak.