4 Tahun Jokowi, Jonan Minta Mendagri Sukseskan BBM Satu Harga

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (ki-ka) Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua Pemuda Muhamadiyah Danhil Anzar dan Menteri ESDM Ignasius Jonan melepaskan burung dara sebagai tanda dimulainya Ekspedisi Kebangsaan Muhammadiyah di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta Pusat, 5 Mei 2018. Ekspedisi tersebut diikuti komunitas Vespa dari Sabang hingga Merauke. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    (ki-ka) Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua Pemuda Muhamadiyah Danhil Anzar dan Menteri ESDM Ignasius Jonan melepaskan burung dara sebagai tanda dimulainya Ekspedisi Kebangsaan Muhammadiyah di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta Pusat, 5 Mei 2018. Ekspedisi tersebut diikuti komunitas Vespa dari Sabang hingga Merauke. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan mengajak Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mendukung program penyaluran bahan bakar minyak atau BBM satu harga.

    "Saya mohon bantuan kepada Mendagri untuk mendukung program BBM satu harga agar keterjangkauan masyarakat Indonesia bisa merata untuk membeli BBM," kata Jonan saat memaparkan pencapaian 4 tahun Jokowi - JK di Gedung Sekretariat Negara, Jakarta, Rabu, 24 Oktober 2018.

    Baca: Soal Utang, Sri Mulyani Beberkan Belanja Negara Era SBY-Jokowi

    Dukungan yang dimaksud Jonan adalah izin pembangunan dimudahkan oleh kepala daerah. "Saya mengimbau kepada kepala daerah agar izin pembangunan terutama operasional didukung," ujar Jonan.

    Jonan melanjutkan dalam program BBM satu harga, salah satu upaya pemerintah adalah membangun stasiun pengisian bahan bakar umum atau SPBU di banyak titik. Satu SPBU akan mewakili satu kecamatan.

    Menurut Jonan target pembangunan SPBU baru itu, sampai 2019 ada 160 titik. "Berarti ada 160 kecamatan yang sebelumnya tidak ada penyaluran BBM," kata Jonan.

    Tahun lalu, kata Jonan, sudah dibangun SPBU baru di 57 titik. Sedangkan tahun ini ditargetkan 73 titik, sedangkan yang sudah jadi adalah 41 titik. Sehingga ada 98 titik SPBU baru yang sudah terbangun saat ini. Jonan menargetkan akhir tahun ini, bisa mencapai 130 titik.

    "Kemudian saya mengimbau kepada kepala daerah agar izin pembangunan terutama operasional didukung," ujar Jonan.

    Langkah selanjutnya, kata Jonan Kementerian ESDM akan membuat SPBU mini atau sub penyalur ke setiap desa. Hal itu bertujuan supaya masyarakat bisa membeli BBM dengan jarak yang terjangkau.

    Baca berita lainnya tentang 4 tahun Jokowi - JK di Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Skenario Satu Arah Pada Arus Mudik 2019 di Tol Jakarta - Cikampek

    Penerapan satu arah ini dilakukan untuk melancarkan arus lalu lintas mudik 2019 dengan memanfaatkan jalur A dan jalur B jalan Tol Jakarta - Cikampek.