Jual Saham Saratoga Lagi, Sandiaga Uno Raup Rp 113,71 M

Wakil Gubernur DKI Jakarta Terpilih, Sandiaga Uno, resmi membuka perdagangan saham hari ini dan meluncurkan program OK OCE (One Kecamatan One Center for Entrepreneurship) Stock Center yang telah diresmikan pada April 2017 lalu di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 2 Juni 2017. Dalam pembukaan, Sandi berharap IHSG bisa terus naik sehingga bisa mencapai 6.100. Tempo/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno kembali menjual sahamnya di perusahaan investasi yang ia dirikan, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) sebanyak 30,1 juta lembar saham. Dengan aksi ini, Sandi mendapatkan dana Rp 113,71 miliar.

Baca juga: Sandiaga Beberkan Alasannya Jual Saham Saratoga Investama

"Melaporkan bahwa saya telah menjual saham," tulis Sandi dalam suratnya kepada OJK, yang dipublikasikan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin, 15 Oktober 2018.

Kali ini, Sandi menjual sahamnya sebanyak dua kali. Pertama pada 8 Oktober 20018 sebanyak 28 juta lembar saham seharga Rp 3.776. Kemudian pada 9 Oktober 2018 dengan jumlah 2,1 juta lembar seharga Rp Rp 3.802. Dengan begitu, total uang penjualannya mencapai Rp 113,71 miliar.

Sebelumnya pada 4 Oktober 2018, Sandi menjual 51,4 juta lembar sahamnya di Saratoga dan meraup dana Rp 194,08 miliar. Saat itu Sandiaga mengatakan, penjualan saham dilakukan sebagai bagian dari divestasi. Dia mengaku ingin menggunakan hasil penjualan saham itu untuk membeli surat berharga atau obligasi yang diterbitkan pemerintah.

Jauh sebelum itu, pada 29 Desember 2017, Sandi juga pernah melepas sahamnya saat masih menjadi calon wakil gubernur DKI Jakarta. Kala itu, Sandi menjual 39,62 juta sahamnya di Saratoga dan meraup dana Rp 134,71 miliar. Saham dijual ke temannya sendiri, Edwin Soeryadjaya, putra dari pendiri Astra International Group, Edwin Soeryadjaya.

Penjualan saham ini dilakukan Sandi selang dua bulan setelah diputuskan mendampingi Anies Baswedan menjadi pasangan cagub dan cawagub DKI Jakarta oleh KPU DKI Jakarta. Keduanya kemudian menang pemilu dan dilantik menjadi pemimpin ibukota tepat setahun yang lalu, 16 Oktober2017.

Dengan sederet penjualan ini porsi kepemilikan saham Sandiaga Uno di perusahaan tersebut terus berkurang. Berdasarkan laporan tahunan Saratoga, kepemilikan saham Sandi hingga 31 Desember 2017 masih mencapai 27,8 persen. Kini, kepemilikannya tinggal 24,7 persen atau telah berkurang 3,1 persen kurang dari 10 bulan.






BRI Buyback Saham, Pengamat: Manajemen Yakin Undervalued

9 jam lalu

BRI Buyback Saham, Pengamat: Manajemen Yakin Undervalued

Tujuan dari aksi korporasi tersebut digunakan untuk program kepemilikan saham bagi para pekerja BRI.


IHSG Sesi I Anjlok ke 7.090, 7, Samuel Sekuritas: Pasar Asia Cenderung Melemah

12 jam lalu

IHSG Sesi I Anjlok ke 7.090, 7, Samuel Sekuritas: Pasar Asia Cenderung Melemah

IHSG berada di level 7.090,7 atau turun 1,22 persen dari angka penutupan Jumat pekan lalu, 23 September 2022 di 7.178,5.


IHSG Bergerak di Zona Merah Pagi Ini, Samuel Sekuritas Soroti 3 Saham

16 jam lalu

IHSG Bergerak di Zona Merah Pagi Ini, Samuel Sekuritas Soroti 3 Saham

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada perdagangan awal pekan ini, Senin, 26 September 2022.


OJK Beberkan Syarat Pertahanan 3 Lapis Agar Industri Jasa Keuangan Tetap Sehat

1 hari lalu

OJK Beberkan Syarat Pertahanan 3 Lapis Agar Industri Jasa Keuangan Tetap Sehat

OJK mendorong penguatan pertahanan tiga lapis untuk mewujudkan industri keuangan yang sehat, tumbuh, serta mengutamakan perlindungan konsumen.


Tahap-tahap Pembagian Dividen untuk Pemegang Saham

2 hari lalu

Tahap-tahap Pembagian Dividen untuk Pemegang Saham

Cum Dividend Date adalah tanggal terakhir suatu perdagangan saham. Pemegang saham masih berhak mendapatkan dividen, tunai maupun dividen saham.


Penyaluran KUR NTB Agustus 2022 Rp 4,25 T, OJK: Terbanyak Sektor Perdagangan Besar dan Eceran

3 hari lalu

Penyaluran KUR NTB Agustus 2022 Rp 4,25 T, OJK: Terbanyak Sektor Perdagangan Besar dan Eceran

OJK memantau penyaluran kredit usaha rakyat atau KUR di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).


Sama-sama Menyenangkan Investor, Ini Beda Dividen Interim dan Dividen Final

3 hari lalu

Sama-sama Menyenangkan Investor, Ini Beda Dividen Interim dan Dividen Final

Dividen interim diumumkan biasanya menyertai laporan keuangan internim perusahaan, sering dibayarkan setiap setengah tahun.


Marak Pinjol Ilegal, OJK Berikan Tips Akses Pinjaman Online

3 hari lalu

Marak Pinjol Ilegal, OJK Berikan Tips Akses Pinjaman Online

Maraknya pinjol ilegal menuntut masyarakat lebih waspada.


Pinjol Ilegal Marak, OJK Perketat Pengawasan

4 hari lalu

Pinjol Ilegal Marak, OJK Perketat Pengawasan

OJK mencatat jumlah pinjol ilegal yang berhasil diblokir mencapai 4.000 platform.


Pinjol Ilegal Masih Marak, OJK: Ditutup Satu, Tumbuh Lima

4 hari lalu

Pinjol Ilegal Masih Marak, OJK: Ditutup Satu, Tumbuh Lima

Jumlanya pinjaman online lebih banyak ketimbang pinjol legal yang terdaftar di OJK.