Awal Mula Divestasi Newmont yang Seret Nama TGB

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi memberi sambutan saat acara penggalangan dana di Jakarta, Jumat, 14 September 2018. Acara tersebut diselenggarakan dalam rangka peluncuran buku TGBNomics serta penggalangan dana untuk Lombok-Sumbawa. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi memberi sambutan saat acara penggalangan dana di Jakarta, Jumat, 14 September 2018. Acara tersebut diselenggarakan dalam rangka peluncuran buku TGBNomics serta penggalangan dana untuk Lombok-Sumbawa. ANTARA FOTO/Galih Pradipta

    TEMPO.CO, Jakarta -Nama mantan gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang atau TGB Zainul Majdi disebut terlibat dalam divestasi PT Newmont Nusa Tenggara. Dalam kasus ini, Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menemukan aliran dana yang diduga ke rekening pribadi TGB. Uang itu diperkirakan berkaitan dengan pembelian 24 persen saham hasil divestasi Newmont.

    Baca: Penjualan Saham Newmont Diduga Rugikan Negara, TGB: Justru Untung

    Salah satu aliran dana berasal dari PT Recapital Asset Management ke rekening Bank Syariah Mandiri TGB senilai Rp 1,15 miliar pada 2010. Pemilik Recapital tak lain adalah Rosan Roeslani yang juga Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN).

    "Saya berutang secara pribadi kepada pemilik Recapital yang juga sahabat saya. Awalnya saya pikir itu ditransfer dari rekening pribadi, tapi dari rekening perusahaan," kata TGB sebagaimana dikutip dari Majalah Tempo edisi 17 September 2018.

    ADVERTISEMENT

    PT Newmont Nusa Tenggara melaksanakan kewajiban divestasi sahamnya saat periode pertama pemerintahan Gubernur TGB Muhammad Zainul Majdi. Menggandeng perusahaan Grup Bakrie, perusahaan daerah PT Daerah Maju Bersaing membeli 24 persen saham Newmont. Prosesnya diduga sarat masalah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...