Rabu, 19 September 2018

Pendaftaran CPNS 2018 Kian Dekat, Peserta Bimbel CPNS Membeludak

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana bimbel Akses CPNS yang terlihat sepi di Jalan Kramat, Gedung A Kampus LP3i, Senen Jakarta Pusat, pada Selasa, 11 September 2018. TEMPO/Kartika Anggraeni.

    Suasana bimbel Akses CPNS yang terlihat sepi di Jalan Kramat, Gedung A Kampus LP3i, Senen Jakarta Pusat, pada Selasa, 11 September 2018. TEMPO/Kartika Anggraeni.

    TEMPO.CO, Jakarta - Akses CPNS, lembaga bimbingan belajar yang fokus untuk pembekalan tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) mengaku animo masyarakat untuk mengikuti bimbingan belajar seleksi CPNS 2018 semakin tinggi belakangan ini. Chief Marketing Officer Akses CPNS, Yustamar K Hatmanto, menjelaskan sudah lebih dari 2.000 peserta yang mendaftar di tempat lesnya sejak Januari 2018.

    Baca: Ini Skor Minimal untuk Lulus Seleksi Kompetensi Dasar CPNS 2018

    “Yang sekarang ini lebih banyak, hampir 3 kali lipatnya lah kalau dibanding tahun lalu yang hanya 600-700 orang,” kata Yustamar saat dihubungi Tempo, Selasa, 11 September 2018.

    Menurut pantauan Tempo, lokasi tempat bimbel Akses CPNS di kawasan Kramat Gedung A kampus LP3i, Senen, Jakarta Pusat terlihat sepi pada hari ini, Selasa, 11 September 2018, karena bertepatan dengan hari libur. Tak terlihat adanya spanduk atau brosur bimbel Akses CPNS di depan gedung. Menurut keterangan salah seorang juru parkir, bimbel Akses CPNS ramai dikunjungi pada Sabtu dan Minggu. 

    Lebih lanjut, Yustamar menjelaskan pihaknya sempat menolak hampir 200 peserta karena jumlah kelas yang disediakan tidak cukup menampung banyaknya pendaftar. Ia mengatakan dalam satu kelas hanya diisi oleh 25 orang peserta. “Kemarin itu sekali gelombang bisa sampai 9 kelas. Yang kita tolak bisa sampai 200 orang karena kelasya enggak cukup,” tutur dia.

    Setiap harinya, kata Yustamar, ada sekitar 50 orang yang mendaftar untuk mengikuti kelas. Yustamar menjelaskan pihaknya masih membuka kelas untuk tanggal 15, 22 dan 29 September 2018. “Yang daftar untuk kelas ditanggal 15 September saja sudah hampir penuh sekarang, padahal baru dibuka Minggu kemarin,” ujarnya.

    Peserta akan mengikuti kelas selama 1 sampai 1,5 bulan sebanyak 2 kali dalam seminggu di akhir pekan. Untuk hari kerja Senin-Jumat pihaknya belum membuka kelas di lokasi. Namun ia menjelaskan bagi peserta yang ingin belajar di hari biasa tetap bisa dilakukan dengan waktu yang telah disesuaikan dengan pengajar. “Kayak teman-teman honorer minta di weekday jadi kayak kelas panggilan tapi nggak di lokasi. Mereka mintanya kapan kita sesuaikan dengan jadwal pengajar.”

    Yustamar mengatakan dalam satu hari belajar akan ada 2 kali pertemuan dengan masing-masing pertemuan selama 2,5 jam. “Jadi total selama 1 sampai 1,5 bulan itu ada 24 kali pertemuan, yang ngajar juga dari PNS-nya,” ujarnya.

    Namun, untuk kelas super intensif yang dibuka pada tanggal 29 September 2018, dalam satu hari akan ada 3 kali pertemuan. “Karena sudah semakin dekat dengan tesnya jadi dipadatkan waktu belajarnya dari pagi sampai sore. Semakin dekat tesnya semakin ramai juga yang daftar,” ujar Yustamar.

    Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara atau Kementeria PANRB sebelumnya resmi membuka pendaftaran CPNS 2018. Kepala Badan Kepegawaian Negara, Bima Haria Wibisana mengatakan saat ini pendaftaran CPNS masih akan menunggu persiapan dari pemerintah daerah.

    Baca: Tes CPNS 2018 Tersebar di 176 Titik, Cek Lokasinya

    "Estimasi kami tanggal 16-20 September 2018, tapi mungkin bisa mundur. Targetnya sekitar tanggal 20-an lah," kata Bima saat menghelat konferensi pers soal seleksi CPNS di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis, 6 September 2018.

    DIAS PRASONGKO


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    TGB Muhammad Zainul Majdi dan Divestasi Tambang Emas Newmont

    KPK mengusut aliran dana ke rekening TGB Muhammad Zainul Majdi, Gubernur Nusa Tenggara Barat. Dana itu diduga berkaitan dengan Newmont Nusa Tenggara.