Selasa, 11 Desember 2018

Luhut Pandjaitan: Sail Moyo Tambora, Awal Kepulihan Wisata NTB

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan usai Afternoon Tea dengan media di kantornya, Rabu, 1 Agustus 2018. Tempo/Hendartyo Hanggi

    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan usai Afternoon Tea dengan media di kantornya, Rabu, 1 Agustus 2018. Tempo/Hendartyo Hanggi

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan mewakili Presiden Joko Widodo atau Jokowi meresmikan Sail Moyo Tambora 2018 di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Luhut mengatakan perhelatan nasional ini diselenggarakan sebagai tanda kebangkitan pariwisata di NTB pasca gempa.
     
    "Perhelatan Sail Moyo Tambora 2018 ini justru menjadi awal dari recovery pariwisata Lombok dan Sumbawa pasca gempa yang menerpa NTB secara beruntun dalam beberapa waktu terakhir," kata Luhut dalam keterangan tertulis, Ahad, 9 September 2018.
     
    Luhut mengapresiasi terselenggaranya event itu, karena juga diisi dengan rangkaian kegiatan amal dan bakti sosial. Kegiatan tersebut diharapkan dapat membangkitkan kembali semangat dan mengurangi beban korban gempa.
     
    Luhut meminta semua pihak untuk berpartisipasi menunjukkan solidaritas. Dia mengajak semua, baik jajaran kementerian lembaga pusat dan daerah, serta seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan Sail Moyo Tambora sebagai momentum kebangkitan pariwisata Nusa Tenggara Barat.
     
    Sail Moyo Tambora 2018 merupakan Sail ke-10 dari rangkaian Sail Indonesia yang dilaksanakan pertama kali pada 2009 di Bunaken-Menado.
     
    Menurut Luhut, Sail Indonesia pada awalnya bertujuan untuk mempercepat pembangunan daerah-daerah tertinggal di Indonesia. Akan tetapi seiring perkembangannya, dimulai dengan Sail Sabang 2017 lalu, penyelenggaraannya lebih ditekankan pada upaya pengembangan destinasi wisata, termasuk Sail Moyo-Tambora 2018 ini.
     
    “Sumbawa layak dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan Sail Moyo Tambora 2018, sebab pesona pulau Moyo di perairan Sumbawa sudah sangat terkenal di dunia. Pernah dengar kalau mendiang Lady Diana pernah berlibur di Pulau Moyo? Ada juga artis legendaris Mick Jagger, dan sejumlah pesohor pernah juga ke sana. Artinya Moyo sudah mendunia,” ujar Luhut.
     
    Selain itu, kata Luhut, kawasan Gunung Tambora sudah dikenal luas. Letusan gunung berapi ini pada 1815 silam bahkan sampai mengubah iklim di sebagian belahan bumi. Dua ikon ini sangat tepat untuk mendorong promosi potensi wisata lainnya di Sumbawa.
     
    Selain Luhut Pandjaitan, hadir pula beberapa pejabat seperti Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Gubernur NTB Tuan Guru Haji Muhammad Zainul Majdi (TGB) dan pejabat lainnya.
     
     
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peringkat Indonesia dalam Indeks Persepsi Korupsi 1995 - 2017

    Sejak kehadiran KPK pada 2002, skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia hingga 2017 menanjak 18 poin yang berarti ada di peringkat 96 dari 180 negara.