Bappenas Dorong MRT Jakarta Diteruskan Hingga Tangerang Selatan

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) saat meninjau proyek stasiun <i>mass rapid transit</i> atau MRT Bundaran Hotel Indonesia (HI) di Jakarta Pusat, 23 Agustus 2018. Anies menaiki kereta MRT dari Depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan, sampai Stasiun Bundaran HI. Tempo/Fakhri Hermansyah

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) saat meninjau proyek stasiun mass rapid transit atau MRT Bundaran Hotel Indonesia (HI) di Jakarta Pusat, 23 Agustus 2018. Anies menaiki kereta MRT dari Depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan, sampai Stasiun Bundaran HI. Tempo/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) akan mendorong perpanjangan proyek mass rapid transit (MRT) DKI Jakarta hingga ke kota Tangerang Selatan.

    Baca: Harga Tiket Kereta MRT Belum Ditetapkan, Tapi Diusulkan Rp

    Kepala Bappenas/ Menteri PPN Bambang P.S. Brodjonegoro mengungkapkan pihaknya sudah meneruskan usulan dari Wali Kota Tangerang Selatan ini kepada Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ). "MRT itu ujungnya di Lebak Bulus, kita naik mobil sedikit sudah masuk ke Ciputat, Tangsel. Kenapa tidak diteruskan?" ungkap Bambang, Rabu, 29 Agustus 2018.

    Dari segi kepadatan penduduk, Tangerang Selatan cukup padat. Sebagai daerah residen di pinggir Jakarta, pembangunannya juga cukup pesat.

    Selain itu, Bambang menilai pembangunan angkutan massal seharusnya tidak perlu terbentur oleh wilayah administrasi.

    Menurutnya, Bappenas akan menyusun kajian makro terkait sistem transportasinya bersama pemerintah Tangerang Selatan dan DKI Jakarta.

    Kajian teknis soal MRT hingga Tangerang Selatan, kata Bambang, akan dibuat Kementerian Perhubungan dan pemerintah daerah yang bersangkutan.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.