Temuan Bakteri di Susu UHT, GAPMMI: Pemerintah Perlu Jelaskan

Ilustrasi jejeran produk susu. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI) Adhi S Lukman meminta pemerintah menjelaskan temuan kandungan bakteri Streptococcus sp dalam sampel Susu UHT Full Cream Ultra Milk 250 mililiter. Temuan kandungan bakteri di sampel susu ini terjadi di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

Baca jugaTak Hanya Susu Kental Manis, Banyak Produk Tak Sesuai Ketentuan

"Banyak hal yang harus diklarifikasi, misalnya kenapa dinas harus melakukan pemeriksaan ini?" ujar Adhi kepada Tempo, Ahad, 26 Agustus 2018.

Sebab, dalam surat yang beredar, menurut Adhi, belum dijelaskan bagaimana cara pengambilan sampel, kondisi sampel, masa kadaluarsa sampel, serta metode uji yang dilakukan. "Itu semua belum jelas."

Apabila pemerintah tidak segera menjelaskan persoalan itu, Adhi khawatir akan terjadi ketidakpastian bagi konsumen dan produsen produk olahan susu. Selain itu, ia menilai ada tumpang tindih kewenangan dalam pemeriksaan itu.

"Sesuai Undang-Undang Pangan, kewenangan pengawasan produk pangan olahan adalah oleh Badan Pengawas Obat dan makanan, atau bisa melalui Balai POM, sementara dinas melakukan pengawasan di Hulu dan bahan mentah," ujar Adhi.

Ketua Dewan Persusuan Nasional Teguh Boediyana mendorong pemerintah segera mengambil langkah bijak untuk mengatasi persoalan tersebut. Menurut dia, langkah itu diperlukan guna mencegah turunnya kepercayaan konsumen ke berbagai produk susu ke depannya.

Sebabnya, goncangan pada industri pengolahan susu bakal berimbas kepada peternak rakyat. "Sampai saat ini, produksi susu segar yang dihasilkan para peternak menggantungkan pemasaran pada industri pengolahan susu," ujar Teguh.

Berdasarkan data Gabungan Koperasi Indonesia, saat ini terdapat sekitar 95 ribu peternak dengan kepemilikan masing-masing dua sampai empat ekor sapi. Total produksi mereka dalam sehari bisa mencapai 1.800 ton.

Belakangan, beredar surat dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Pemerintah kabupaten Sinjai tanggal 23 Agustus 2018. Surat yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Aminuddin Zainuddin menerangkan bahwa Balai Besar Veteriner Kabupaten Maros telah memeriksa sampel Susu UHT Full Cream Ultra Milk 250 mililiter di sebuah minimarket di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan pada 22 Juni 2018.

ternyata, dari pemeriksaan itu didapat bahwa minuman susu tersebut positif mengandung bakteri Streptococcus sp. kandungan mikroorganisme patogen itu berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan pada konsumen.

Baca jugaBPOM Diminta Tidak Diskriminatif Awasi Produk Susu Kental Manis

Atas temuan itu, pemerintah setempat meminta minimarket tersebut untuk mengkomunikasikan kualitas produk susu itu dengan pihak perusahaan. Selain itu, toko penjual pun diminta untuk memperhatikan dengan seksama produk olahan susu, baik dari segi kemasan maupun tanggal kadaluarsa, sebelum melakukan pemasaran. Toko tersebut juga diminta mengevaluasi tempat penyimpanan produk tersebut.

Hingga laporan ini ditulis Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Badan Pengawas Obat dan makanan Nelly L Rachman dan Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan Widyawati belum merespon pertanyaan yang dilontarkan Tempo.






Makanan dan Minuman yang Dianjurkan dan Dilarang Dikonsumsi saat Demam

4 hari lalu

Makanan dan Minuman yang Dianjurkan dan Dilarang Dikonsumsi saat Demam

Senyawa antibakteri di dalam jahe dapat membantu melawan infeksi saat demam dengan lebih efektif. Campurkan potongan jahe ke dalam teh.


Jaga Kesehatan Usus dan Pencernaan dengan Yogurt

5 hari lalu

Jaga Kesehatan Usus dan Pencernaan dengan Yogurt

Yogurt dengan kandungan probiotiknya bermanfaat bagi kesehatan usus dan pencernaan. Apa manfaat lainnya?


Gelombang Panas Bisa Memperburuk Kekeringan di Prancis

7 hari lalu

Gelombang Panas Bisa Memperburuk Kekeringan di Prancis

Warga Prancis pada Minggu, 7 Agustus 2022, menghadapi gelombang panas, yang dikhawatirkan bisa memperburuk kekeringan di negara itu.


Warga Prancis Bakal Kekurangan Susu

7 hari lalu

Warga Prancis Bakal Kekurangan Susu

Musim kering telah menyebabkan pakan ternak berkurang sehingga berdampak pada pasokan susu di musim gugur dan musim dingin.


Ultrajaya Bagikan Dividen Rp 259,95 Miliar, Simak Jadwalnya

10 hari lalu

Ultrajaya Bagikan Dividen Rp 259,95 Miliar, Simak Jadwalnya

PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ), membagikan dividen tunai sebesar Rp25 per saham atau total Rp259,95 miliar.


Bisa Turunkan 77 Persen Kasus DBD, Apa Itu Bakteri Wolbachia?

13 hari lalu

Bisa Turunkan 77 Persen Kasus DBD, Apa Itu Bakteri Wolbachia?

Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa bakteri Wolbachia dapat menurunkan hingga 77 persen kasus DBD. Apa itu bakteri Wolbachia?


Mana yang Lebih Sehat Susu Oat atau Susu Almond?

17 hari lalu

Mana yang Lebih Sehat Susu Oat atau Susu Almond?

Kedua alternatif susu oat dan susu almond memiliki banyak manfaat untuk kesehatan


Mengenal 3 Parasit yang Jadi Sebab Penyakit Ikan Peliharaan

20 hari lalu

Mengenal 3 Parasit yang Jadi Sebab Penyakit Ikan Peliharaan

Ada berbagai parasit yang menyerang ikan, parasit perlu didiagnosis agar mengetahui langkah pencegahannya.


Dampak PMK, Produksi Susu Diamond Group Berkurang Hingga 40 Persen

21 hari lalu

Dampak PMK, Produksi Susu Diamond Group Berkurang Hingga 40 Persen

Melissa Huang, Direktur PT Diamondfair Ritel Indonesia, anak usaha Diamond Group mengatakan wabah PMK telah berpengaruh pada industri pengolahan susu.


Penjualan Cimory Semester I 2022 Tumbuh 98 Persen, Laba Naik 59,43 Persen

22 hari lalu

Penjualan Cimory Semester I 2022 Tumbuh 98 Persen, Laba Naik 59,43 Persen

Produsen merek susu Cimory membukukan kenaikan penjualan pada semester I/2022. Kinerja positif ini diikuti dengan kenaikan laba bersih.