Gempa Lombok, Krakatau Steel Kirim 20 Ton Baja Lembaran

Suasana di dalam pabrik baru Federal Oil, di kawasan industri Krakatau Steel, Cilegon, Banten, Rabu 23 Agustus 2017. TEMPO/GRANDY AJI

TEMPO.CO, Jakarta - Merespons gempa Lombok yang terjadi beberapa waktu lalu, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dan industri baja lapis mengirim 20 ton baja lembaran ke Nusa Tenggara Barat (NTB). Hal ini dilakukan untuk menstabilkan harga dan memenuhi kebutuhan masyarakat. 

Baca: Pendapatan Krakatau Steel Naik 7,76 Persen pada 2017

Direktur Marketing PT Krakatau Steel Purwono Widodo menuturkan pihaknya berkolaborasi dengan beberapa pabrikan baja lapis dan distributor KS, seperti PT Fumira, PT Inti Sumber Baja Sakti, serta PT Kepuh Kencana Arum dari PT Sunrise Group, untuk menyediakan baja lapis.

Purwono menyebutkan tambahan pasokan ini bersifat bantuan. Pada saat yang sama, KS melalui jaringannya juga menambah pasokan bagi wilayah terdampak bencana ini.

Baca: Krakatau Steel Khawatir Indonesia Banjir Impor Baja Paduan Cina

"Jumlahnya 7.500 lembar baja lapis yang akan disalurkan kepada Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk digunakan sebagai material atap baja ringan,” kata Purwono, di Jakarta, Jumat, 24 Agustus 2018. 

Material baja ini, kata Purwono, mulai diberangkatkan pada Kamis lalu menggunakan pesawat Airbus A400M Atlas. Pesawat ini merupakan bantuan dari pemerintah Prancis dalam penanggulangan bencana Lombok. 

Purwono menjelaskan, pada saat awal bencana terjadi, harga baja lembaran untuk atap sempat melonjak karena banyak agen dan toko besi yang tutup atau rusak akibat gempa. PTKS bersama distributor segera berkoordinasi dengan agen-agen di Lombok untuk menurunkan harga tersebut. 

"Secara paralel para distributor juga menyiapkan pasokan baja lembaran dari stok di gudang-gudang di Surabaya. Upaya ini telah berhasil menurunkan dan mengembalikan harga baja lembaran," kata Purwono.

Secara umum PT Krakatau Steel (Persero) Tbk menargetkan dapat menjual 2,8 juta ton baja hingga akhir 2018. Direktur Utama Krakatau Steel Mas Wigrantoro Roes Setiyadi menuturkan target ini naik 40 persen dibandingkan dengan target 2017.

Pihaknya akan bekerja keras untuk merealisasi target penjualan baja PT Krakatau Steel ini sehingga di akhir tahun perusahaan dapat mencatatkan laba. "Jika tahun ini laba, tahun-tahun mendatang lebih mudah menjaganya," kata Mas Wigrantoro.

BISNIS






Krakatau Steel Tambah 20 Persen Kepemilikan Saham PT Krakatau Posco

19 jam lalu

Krakatau Steel Tambah 20 Persen Kepemilikan Saham PT Krakatau Posco

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. resmi menambah kepemilikan saham pada PT Krakatau Posco sebanyak 20 persen.


3 Nama Calon Dirjen Imigrasi Akan disorongkan ke Presiden, Ada Bos Krakatau Steel?

4 hari lalu

3 Nama Calon Dirjen Imigrasi Akan disorongkan ke Presiden, Ada Bos Krakatau Steel?

Ketiga calon Dirjen Imigrasi itu adalah Silmy Karim, Lucky Agung Binarto, dan Julexi Tambayong.


Seleksi Terbuka Dirjen Imigrasi, Nama Dirut Krakatau Stell Masuk dalam Tiga Kandidat Terbaik

5 hari lalu

Seleksi Terbuka Dirjen Imigrasi, Nama Dirut Krakatau Stell Masuk dalam Tiga Kandidat Terbaik

Nama Silmy Karim, Lucky Agung Bintaro, dan Julexi Tambayong, muncul sebagai tiga nama terbaik dalam seleksi terbuka Pimpinan Tingkat Madya Dirjen Imigrasi.


Krakatau Steel Catat Kenaikan Laba 38 Persen

27 hari lalu

Krakatau Steel Catat Kenaikan Laba 38 Persen

Laba bersih sampai Kuartal III 2022 sebesar US$ S82,17. Sementara periode yang sama tahun 2021 sebesar US$ 59,55 juta.


18 Calon Dirjen Imigrasi Ikut Seleksi Kompetensi Bidang, Salah Satunya Dirut Krakatau Steel

39 hari lalu

18 Calon Dirjen Imigrasi Ikut Seleksi Kompetensi Bidang, Salah Satunya Dirut Krakatau Steel

Direktur Utama PT Krakatau Steel Tbk Silmy Karim mengikuti tahapan Seleksi Kompetensi Bidang calon Dirjen Imigrasi.


2014-2021, Krakatau Posco Setor Pajak Rp 9,7 Triliun

13 September 2022

2014-2021, Krakatau Posco Setor Pajak Rp 9,7 Triliun

Director Technology and Business Development PT Krakatau Posco menyatakan pihaknya telah menyetor pajak Rp 9,7 triliun sejak tahun 2014 sampai 2021.


Setelah PT Waskita Karya, Berikut Emiten BUMN yang Akan Rights Issue

2 September 2022

Setelah PT Waskita Karya, Berikut Emiten BUMN yang Akan Rights Issue

Adhi karya yang juga akan segera rights issue membukukan pendapatan Rp 6,3 triliun atau naik sebesar 42,3 persen dibandingkan periode yang sama 2021


Semester I Tahun 2022, Kinerja Krakatau Steel Meningkat

31 Agustus 2022

Semester I Tahun 2022, Kinerja Krakatau Steel Meningkat

Laba Semester I 2022 ini meningkat 2 kali lipat dibandingkan laba Semester 1 Tahun 2021


Kemendag Ingatkan Pengusaha Besi dan Baja untuk Waspadai Dampak Pemberlakuan CBAM

26 Agustus 2022

Kemendag Ingatkan Pengusaha Besi dan Baja untuk Waspadai Dampak Pemberlakuan CBAM

CBAM merupakan pengurangan emisi karbon dengan menambah bea masuk terhadap barang impor ke Uni Eropa. Sektor besi dan baja termasuk yang terimbas.


5 BUMN Tambah Modal Lewat Rights Issue, Erick Thohir: Jangan Dibilang Utang Lagi

18 Agustus 2022

5 BUMN Tambah Modal Lewat Rights Issue, Erick Thohir: Jangan Dibilang Utang Lagi

Erick Thohir memaparkan rencana lima perusahaan pelat merah menambah modal dengan mekanisme rights issue.