Asian Games, Rudiantara Jamin Spektrum Frekuensi Radio Aman

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menkominfo Rudiantara (kedua kiri) menerima api obor Asian Games 2018 dari Wali Kota Bogor Bima Arya (kedua kanan) saat Torch Relay Asian Games 2018 di Rumah Dinas Wali Kota Bogor, jalan Pajajaran, Bogor, Selasa, 14 Agustus 2018. Kirab obor Asian Games 2018 ini mengelilingi ruas jalan utama di Kota Bogor. ANTARA/Arif Firmansyah

    Menkominfo Rudiantara (kedua kiri) menerima api obor Asian Games 2018 dari Wali Kota Bogor Bima Arya (kedua kanan) saat Torch Relay Asian Games 2018 di Rumah Dinas Wali Kota Bogor, jalan Pajajaran, Bogor, Selasa, 14 Agustus 2018. Kirab obor Asian Games 2018 ini mengelilingi ruas jalan utama di Kota Bogor. ANTARA/Arif Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan dalam pelaksanaan Asian Games membutuhkan pengamanan spektrum frekuensi radio. "Yaitu pada event opening dan closing serta selama pertandingan Asian Games berlangsung," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 18 Agustus 2018.

    Baca: Asian Games 2018, Kadin: Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Tapi...

    Rudiantara memberikan arahan memberikan arahan kepada pasukan pengaman spektrum frekuensi radio di Stadion Utama GBK pada Zona 11 Apel Siaga Pengamanan Spektrum Frekuensi Radio Asian Games di GBK. Pasukan tersebut, bertugas mengamankan spektrum frekuensi Asian Games agar terhindar dari interferensi.

    Selama perhelatan Asian Games, kata Rudiantara, spektrum sangat dibutuhkan untuk komunikasi data scooring, sarana check point, broadcasting, dan komunikasi radio lainnya. Menurut dia, pelaksanaan Asian Games membutuhkan pengamanan spektrum frekuensi radio yaitu pada event opening dan closing serta selama pertandingan Asian Games berlangsung.

    Baca: JK: Lebih Baik LRT Mogok Sebelum Pembukaan Asian Games

    Setelah pembukaan Asian Games, selanjutnya akan ada 30 orang pengaman spektrum. "Nanti malam ada acara yang besar yang juga didukung penggunaan spektrum frekuensi yang besar bagi event organizer dan juga bagi sarana Wi-Fi yang semuanya perlu diamankan," tutur dia.

    Pasukan tersebut akan bertugas mengatasnamakan spektrum frekuensi Asian Games agar terhindar dari interferensi. Hal tersebut diakibatkan penggunaan radio yang bertabrakan justru bisa mengaktifkan blankspot. Oleh karena itu, Rudiantara berujar di dalam Stadion Utama ini digunakan Wi-Fi raksasa untuk digunakan pengunjung pada pembukaan tadi malam.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?