Rabu, 14 November 2018

Dukung Gerakan Non Tunai, BJB Luncurkan Bandung Smart Card

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bank BJB bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bandung meluncurkan kartu Bandung Smart Card, Senin, 13 Agustus 2018. ANTARA.

    Bank BJB bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bandung meluncurkan kartu Bandung Smart Card, Senin, 13 Agustus 2018. ANTARA.

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. (BJB) menandatangani perjanjian kerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk peluncuran Bandung Smart Card (BSC).

    Baca juga: BJB Gandeng Bank Mandiri Terbitkan E-Money

    Penandatanganan dilakukan Direktur Operasional Bank BJB Fermianti dan Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil di Balai Kota Bandung, Jawa Barat, Senin, 13 Agustus 2018.

    "Bank BJB siap mendukung Pemkot Bandung, khususnya terkait gerakan nasional non tunai, di mana dengan adanya Bandung Smart Card ini maka masyarakat Bandung bisa memenuhi segala kebutuhannya dengan satu kartu," kata Fermianti.

    Menurut dia, dengan peluncuran BSC, nasabah BJB akan mendapatkan banyak kemudahan. Selain dapat dipergunakan untuk bertransaksi non tunai di kota Bandung, kartu ini dapat dipergunakan sebagai kartu debit/ATM BJB untuk kebutuhan transaksi perbankan.

    Baca juga: Per November, Bank BJB Salurkan Kredit Mikro Rp 6,7 Triliun

    Selain itu, ada kemudahan dalam pembayaran pajak, seperti pajak bumi dan bangunan atau pajak kendaraan bermotor.

    "Kartu debit/ATM Bank BJB edisi Bandung Smart Card memiliki desain yang sangat menarik, ini nantinya dapat digunakan untuk transaksi transportasi, koperasi, perdagangan dan pariwisata di Kota Bandung," kata Fermianti.

    BJB telah hadir di 14 provinsi di Indonesia dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan, seperti adanya e-channel (BJB DIGI), co-branding e-money, kartu kredit, hingga kartu debit visa.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Horor Pembunuhan Satu Keluarga Di Bekasi

    Satu keluarga dibunuh di Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, pada Selasa, 12 November 2018.