PUPR Akan Renovasi Sekolah dan Rumah Sakit di Tahun 2019

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono berkumpul bersama beberapa peserta nonton bareng Piala Dunia 2018 di Auditorium Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Minggu, 15 Juli 2018. TEMPO/Fajar Pebrianto

    Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono berkumpul bersama beberapa peserta nonton bareng Piala Dunia 2018 di Auditorium Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Minggu, 15 Juli 2018. TEMPO/Fajar Pebrianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono mengatakan kementeriannya akan mengerjakan renovasi sekolah, rumah sakit di universitas, dan madrasah.

    BACA: Menteri PUPR Jadi Pembawa Obor di Pawai Asian Games 2018

    "Seperti dulu lagi, dengan anggaran yang Rp 7 triliun tadi. Tapi tidak semuanya dipakai. Kan ada juga yang dipakai oleh masing-masing kementerian," ujar dia di Kompleks Parlemen, Selasa, 25 Juli 2018.

    Basuki menjelaskan rencana tersebut merupakan lanjutan dari pembahasan program kerja 2019 di sidang kabinet. "Supaya belanja barang yang tidak menambah kapasitas bisa dirubah menjadi belanja modal," ucap dia.

    Basuki menuturkan, renovasi tersebut nantinya akan dikerjakan oleh Cipta Karya. Tetapi, dia harus menandatangani nota kesepahaman dengan Kementerian Riset dan Teknologi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama.

    Anggaran fisik bangunan tersebut, ujar Basuki, akan masuk di anggaran Kementerian PUPR. Bahkan Menteri Perdagangan juga meminta renovasi pasar juga digarap oleh PUPR.

    BACA: Menteri PUPR: Progres Flyover Manahan di Solo Sudah 45 Persen

    Untuk jumlah bangunan yang akan ditangani, Basuki berujar, belum ada angka yang pasti. Dia menjelaskan hal tersebut masih akan dibahas PUPR dengan kementerian terkait.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.