Pelni Sediakan Fasilitas Rapat hingga Pesta Pernikahan di Kapal

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapal Pelni (pelni.co.id)

    Kapal Pelni (pelni.co.id)

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau Pelni Cabang Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, menyediakan fasilitas rapat hingga pesta pernikahan dalam pelayaran kapal.

    "Misalnya ada yang ingin menggelar pernikahan sambil berlayar, kami siap melayani. Semuanya kami siapkan. Atau ingin menggelar rapat perusahaan dan kegiatan lainnya, kapal kami siap melayani," kata Kepala PT Pelni Cabang Sampit Agus Suprijatno di Sampit, Senin, 16 Juli 2018.

    Baca juga: 23 BUMN Borong Tiket PT Pelni, Pupuk Indonesia Paling Banyak Beli

    Banyak masyarakat yang mengira kapal-kapal milik Pelni hanya digunakan untuk mengangkut penumpang secara reguler. Padahal Pelni sudah lama menawarkan jasa kapal untuk berbagai kegiatan, seperti rapat, pesta pernikahan, wisata, dan pertemuan perusahaan.

    Seperti pada Minggu tengah malam hingga Senin dinihari, KM Kelimutu, yang sedang sandar di Pelabuhan Sampit, digunakan untuk acara nonton bareng laga final Piala Dunia 2018 antara Prancis dan Kroasia.

    Baca juga: Pelni: 900 Sapi Asal Kupang Terkirim ke Jakarta

    Puluhan tamu memadati kafe yang terletak di lantai dua kapal tersebut. Suasana meriah sangat terasa sepanjang pertandingan yang berakhir dengan skor 4-2 untuk kemenangan Prancis tersebut.

    "Kegiatan seperti ini juga merupakan salah satu cara kami memperkenalkan bahwa kapal-kapal Pelni juga bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan, bukan sekadar mengangkut penumpang. Kami selalu siap melayani. Soal biaya, nanti tim kami siap memberikan penawaran terbaik untuk konsumen," kata Agus.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Instagram Uji Coba Menghilangan Fitur Likes agar Fokus ke Konten

    Instagram tengah lakukan uji coba penghapusan fitur likes di beberapa negara pada Juli 2019. Reaksi pengguna terbelah, sebagian merasa dirugikan.