Pelni: 900 Sapi Asal Kupang Terkirim ke Jakarta

Reporter:
Editor:

Martha Warta

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah sapi memakan rumput di tempat penampungan di Karangasem, 29 September 2017. Penduduk desa telah berupaya menyelamatkan beberapa ekor sapi, dari aktivitas Gunung Agung yang meningkat. AP

    Sejumlah sapi memakan rumput di tempat penampungan di Karangasem, 29 September 2017. Penduduk desa telah berupaya menyelamatkan beberapa ekor sapi, dari aktivitas Gunung Agung yang meningkat. AP

    TEMPO.CO, Kupang -PT Pelayaran Indonesia (Pelni) Cabang Kupang menyebutkan, dalam sepekan terakhir, sekitar 900 ekor sapi asal Kupang telah terkirim ke Jakarta, melalui Pelabuhan Tanjung Priok.

    "Jadi pada Sabtu pekan lalu diberangkatkan KM Camara Nusantara III yang baru datang dengan total pengiriman 500 ekor sapi, kemudian Selasa kemarin, dengan Camara Nusantara I kami kirimkan 484 ekor, semuanya dengan tujuan Jakarta," kata Kepala Pelni Cabang Kupang Ishak Gerald kepada Antara di Kupang, Rabu, 9 Mei 2018.

    Baca: Bill Gates Investasikan Rp 547,9 Miliar untuk Hasilkan Sapi Super

    Gerald berharap kelak Kupang menjadi sentral produksi sapi terbesar di provinsi Nusa Tenggara Timur. "Kami sih berharap agar kelak Kupang ini menjadi sentral produksi sapi karena memang wilayah ini potensinya sangat tinggi," katanya.

    Menurut dia, potensi sapi di NTT khususnya di Pulau Timor mampu memenuhi permintaan sapi di provinsi lain seperti di Pulau Jawa.

    Namun menurutnya jika menjadikan Kupang sebagai sentral produksi sapi, pemerintah juga harus menjaga agar populasi sapi yang diproduksi tidak sampai habis jika terus dikirim ke luar Kupang.

    Ia mengaku dalam rapat koordinasi dengan Pemprov pada Selasa, 8 Mei 2018, sempat membahas akan hal tersebut mengingat saat ini NTT mendapatkan banyak kapal ternak untuk mendukung provinsi ternak di daerah itu.

    Secara umum, tambahnya, Pelni sebagai operator kapal ternak akan mendukung kebijakan pemerintah daerah jika sudah mendapatkan petunjuk dari Kementerian Perhubungan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.