Jumat, 20 Juli 2018

E-Money Kedaluwarsa karena Kelamaan di Tol, Ini Kata Jasa Marga

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengendara melakukan transaksi non tunai menggunakan kartu e-Toll di gerbang Tol Cisalak I, Tol Cijago, Depok, 31 Oktober 2017. Terhitung mulai tanggal 31 Oktober 2017, seluruh gerbang tol hanya melayani transaksi non tunai. ANTARA

    Pengendara melakukan transaksi non tunai menggunakan kartu e-Toll di gerbang Tol Cisalak I, Tol Cijago, Depok, 31 Oktober 2017. Terhitung mulai tanggal 31 Oktober 2017, seluruh gerbang tol hanya melayani transaksi non tunai. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Assistant Vice President Corporate Communication PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru memastikan jika pengguna uang elektronik atau e-money menghabiskan waktu yang cukup lama di jalan tol, hal itu tidak membuat uang elektronik menjadi kedaluwarsa. "Kami tegaskan bahwa hal itu tidak membuat uang elektronik Anda menjadi expired atau tidak bisa digunakan kembali, atau bahkan uang elektronik Anda saldonya terpotong," kata Heru dalam keterangan tertulis, Selasa, 12 Juni 2018.

    Pernyataan Heru itu menanggapi kabar yang beredar di sejumlah media mengenai e-money yang kedaluwarsa di jalan tol sehingga tak lagi bisa digunakan untuk membayar tol. Agak berbeda dengan itu, pada akhir tahun lalu sempat beredar kabar bahwa ada denda yang harus dibayar oleh pengguna e-toll card jika mobil terlalu lama berada di jalan tol.

    Baca: Lebaran 2018, Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Dibuka Fungsional

    Pada medio September tahun lalu juga marak beredar kabar bahwa salah satu pengguna jalan awalnya memasuki gerbang tol Baros dan keluar di gerbang tol Padalarang setelah lebih dari dua jam lamanya. Normalnya, tarif tol yang harus dibayar Rp 3.500, tapi karena dianggap terlalu lama berada di jalan tol, dia terkena denda Rp 287 ribu.  

    Menanggapi hal tersebut, Heru membantah e-money kedaluwarsa akibat terlalu lama berada di jalan tol. "Uang elektronik tetap ditransaksikan secara manual," katanya.

    Baca: Antrean di Tol Lebih dari 3 Kilometer, Pemudik Gratis Biaya Tol

    Heru menjelaskan, tagihan tarif tol itu akan ditransaksikan petugas Jasa Marga di luar gardu tol otomatis (GTO) menggunakan mesin EDC. "Kami juga tidak pernah mengenakan denda atau sanksi atas kejadian tersebut," ujarnya.

    PT Jasa Marga, kata Heru, hanya memonitor durasi perjalanan pengguna jalan tol saat uang elektronik di-tap di gerbang asal dan saat uang elektronik di-tap di gerbang tujuan. Hal ini dilakukan semata-mata untuk evaluasi operasional perusahaan. "Kami tegaskan pengguna jalan tol bebas menggunakan kartu, dalam batas wajar, tanpa kekhawatiran uang elektroniknya menjadi expired."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anggota Tim Sukses Sudirman Said Dituduh Membawa Uang Narkotik

    Ian Lubis, anggota tim sukses calon gubernur Jawa Tengah Sudirman Said, disergap polisi dengan tuduhan membawa uang narkotik senilai Rp 4,5 miliar.