Industri 4.0, Menperin: Pemerintah Siapkan Infrastruktur Digital

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo bersama Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat acara Peresmian Pembukaan Indonesia Industrial Summit Tahun 2018 dan Peluncuran

    Presiden Joko Widodo bersama Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat acara Peresmian Pembukaan Indonesia Industrial Summit Tahun 2018 dan Peluncuran "Making Indonesia 4.0" di JCC, Senayan, Jakarta, 4 April 2018. Industri 4.0 adalah menyiapkan lima sektor manufaktur yang akan menjadi percontohan untuk memperkuat fundamental struktur industri Tanah Air. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perindustrian Airlangga Hertanto menyerahkan pemetaan 10 langkah industri 4.0. untuk mengembangkan industri manufaktur yang berdaya saing global. “Antara lain infrastruktur kita tangani,” ucap dia di Jakarta Convention Center, Rabu, 4 April 2018.

    Sepuluh langkah tersebut antara lain, mencakup perbaikan alur barang dan material, membangun zonasi industri yang komprehensif, mengakomodir standar keberlanjutan, memberdayakan industri kecil dan menengah, dan membangun infrastuktur digital Indonesia. 

    Simak: Pertumbuhan Industri 2018 Ditargetkan Tembus 5,67 Persen

    Selanjutnya, menarik minat investor asing, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan ekosistem inovasi, insentif untuk investasi teknologi, serta harmonisasi aturan dan kebijakan.”Indonesia berkomitmen mengimplementasikan Making Indonesia 4.0,” ujar Airlangga.

    Airlangga menjelaskan saat ini, industri kecil dan menengah menjadi inklusif, di mana sifatnya akan sama dengan e-commerce platform. Sehingga industri kecil dan menengah juga dapat bersaing secara global. Untuk itu, industri nasional membutuhkan konektivitas serta interaksi melalui teknologi. 

    Penyusunan pemetaan tersebut, kata Arilangga akan memberikan arah yang jelas bagi pergerakan industri di masa depan. Hal tersebut juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan, seperti pemerintah, asosiasi industri, pelaku usaha, penyedia teknologi, lembaga riset dan pendidikan.

    Ada lima sektor pengembangan industri manufaktur yang akan menjadi percontohan, juga menjalankan 10 inisiatif nasional. “Yaitu industri makanan dan minuman, tekstil dan pakaian, otomotif, kimia, dan elektronik,” tutur Airlangga.

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh 1200 peserta dari berbagai pemangku kepentingan industri. Makin Indonesia 4.0 juga diresmikan oleh Presiden Joko Widodo. Dia yakin lapangan kerja akan tercipta lebih banyak dibanding lapangan kerja yang hilang dalam digitalisasi industri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.