Dongkrak Produksi Beras, Mentan Bagikan Bibit Unggul Gratis

Reporter

Petani melihat tanah tanaman padi yang retak di area sawah tadah hujan Desa Alue Lim, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe, Aceh, 11 Februari 2018. Kekeringan terjadi akibat curah hujan berkurang, tidak tersedianya air irigasi dan sumber air lainnya. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pertanian sedang menggenjot produksi beras dalam negeri. Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan salah satu upaya peningkatan produksi beras itu adalah dengan membagikan bibit beras unggul gratis kepada petani.

Menurut Amran, pihaknya telah membeli bibit padi unggul yang mampu menutup tanah seluas tiga juta hektare. "Ini kebijakan jangka pendek untuk mempercepat peningkatan produksi," ucap Amran di Jakarta Convention Center, Jakarta Selatan, pada Kamis, 8 Maret 2018.

Bibit varietas unggul itu, kata Amran, adalah IPB3S dan Inpari. Kedua bibit unggul tersebut dikembangkan Institut Pertanian Bogor bersama dengan Kementerian Pertanian. Amran mengharapkan, dengan menanam bibit unggul tersebut, produksi padi dapat meningkat secara signifikan.

"Yang dulu rata-rata produksi nasional padi lima ton per hektare, yang IPB3S bisa sampai 13,4 ton. Yang dihasilkan Kementan (bibit Inpari) bisa 10 ton atau dua kali lipat," kata Amran.

Selain menanam bibit varietas padi unggul, pemerintah berencana mengoptimalkan lahan yang ada. "Lahan tadah hujan yang biasanya tanam sekali menjadi dua atau tiga kali. Di Indonesia ada 50 persen lahan pertanian yang menjadi lahan tadah hujan," ucap Amran.

Rencana lain adalah memberikan mesin pengolah hasil pertanian kepada petani secara gratis. Di antaranya traktor dan pemanen kombinasi atau combine harvester.

"Kami memberi mesin pertanian dengan peningkatan 2.000 persen kepada petani secara gratis untuk menekan biaya produksi sebesar 30 sampai 40 persen," kata Amran.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita sebelumnya menjamin stok beras nasional dalam posisi aman hingga menjelang Lebaran pada pertengahan Juni ini. "Presiden Joko Widodo memberikan perhatian khusus agar rakyat tidak terbebani harga beras yang mahal," kata Enggartiasto di sela kunjungannya ke wilayah Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, pada Selasa, 6 Maret 2018.

Enggartiasto mengatakan ketersediaan beras nasional, termasuk beras yang akan diimpor, saat ini sudah mencukupi kebutuhan seluruh rakyat Indonesia. Menurut dia, tidak lama lagi para petani juga akan memasuki panen raya. Dia berharap momentum panen raya dapat menekan harga beras di pasaran.

Meski begitu, harga beras di pasaran masih terbilang cukup tinggi. Berdasarkan catatan Pasar Induk Beras Cipinang, harga beras medium varietas IR 64 II mencapai Rp 10.625 per kilogram pada 1 Maret 2018. Kendati mulai berangsur turun, harga ini belum menyentuh batas HET, yakni Rp 9.450 per kg, untuk wilayah Pulau Jawa, Bengkulu, dan Sumatera Selatan.

Pemerintah kemudian meningkatkan impor beras untuk mengatasi masalah harga beras yang tinggi tersebut. Direktur Pengadaan Perum Bulog Andrianto Wahyu Adi mengatakan, hingga kini, stok beras ditambah 157 ribu ton dan beras impor yang telah masuk gudang berjumlah sekitar 778 ribu ton. Selain itu, masih ada 100 ribu ton lebih beras impor yang sedang dalam proses bongkar.






Harga Beras Premium di Bandung Lampaui Rp 10.300 per Kg, Bulog Gelontorkan 643 Ton Beras

2 jam lalu

Harga Beras Premium di Bandung Lampaui Rp 10.300 per Kg, Bulog Gelontorkan 643 Ton Beras

Pemerintah Kota Bandung dan Bulog telah mendistribusikan sebanyak 643 ton beras atau lebih besar dari rencana semula yakni 500 ton.


Mudah, Begini Resep Buat Bubur Beras Hitam Penuh Gizi

6 jam lalu

Mudah, Begini Resep Buat Bubur Beras Hitam Penuh Gizi

Bubur hitam dapat dijadikan rekomendasi olahan makanan berbahan dasar beras hitam. Begini cara membuatnya.


Lampu Reshuffle Terangi Kursi Mentan

8 jam lalu

Lampu Reshuffle Terangi Kursi Mentan

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo sempat disebut-sebut sebagai menteri yang bakal kena reshuffle.


Zulhas Minta Bulog Lepas Pasokan Beras: Stok Masih Stabil tapi Harganya Tinggi

12 jam lalu

Zulhas Minta Bulog Lepas Pasokan Beras: Stok Masih Stabil tapi Harganya Tinggi

Zulhas mengatakan pasokan beras masih stabil meski harganya naik tinggi.


Bos Bulog: 300 Ribu Ton Beras Impor Sudah Masuk, Sisanya di Lautan dan Pelabuhan

12 jam lalu

Bos Bulog: 300 Ribu Ton Beras Impor Sudah Masuk, Sisanya di Lautan dan Pelabuhan

Direktur Utama Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Budi Waseso mengatakan 300 ribu ton beras impor sudah masuk ke Indonesia. Sementara sisanya atau sekitar 200 ribu ton beras masih berada di lautan dan pelabuhan.


Bulog Masifkan Operasi Pasar, 186 Ribu Ton Beras Sudah Digelontorkan

13 jam lalu

Bulog Masifkan Operasi Pasar, 186 Ribu Ton Beras Sudah Digelontorkan

Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) berupaya memasifkan penyaluran operasi pasar atau Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).


Jokowi Perintahkan Bulog Operasi Pasar Besar-besaran Kendalikan Harga Beras

15 jam lalu

Jokowi Perintahkan Bulog Operasi Pasar Besar-besaran Kendalikan Harga Beras

Menurut Jokowi, operasi sudah dilakukan sejak awal Januari 2023, namun belum berdampak signifikan.


Sarapan Nasi Uduk Beras Merah, Begini Resepnya

17 jam lalu

Sarapan Nasi Uduk Beras Merah, Begini Resepnya

Nasi uduk beras merah dapat dijadikan salah satu alternatif dalam mengolah beras merah menjadi hidangan sehat.


Mengapa Beras Merah Banyak Dikonsumsi Penderita Diabetes?

18 jam lalu

Mengapa Beras Merah Banyak Dikonsumsi Penderita Diabetes?

Penderita diabetes kerap mengonsumsi beras merah, begini penjelasannya. Berikut manfaat lain beras merah ini.


Mendekati Panen Raya, Bulog Pastikan Beras Impor Masuk Bulan Ini

19 jam lalu

Mendekati Panen Raya, Bulog Pastikan Beras Impor Masuk Bulan Ini

Badan Urusan Logistik (Bulog) memastikan beras impor sebanyak 200 ribu ton akan masuk bulan ini Ke Indonesia.