Registrasi Kartu Prabayar Bisa Cegah SMS Penawaran Kredit

Cara Registrasi Kartu Prabayar

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan tujuan registrasi kartu prabayar adalah mencegah masuknya pesan-pesan pendek yang meresahkan masyarakat. "Ini program yang bagus, artinya mencoba menghindarkan masyarakat menerima SMS yang tidak nyaman," katanya di kompleks Istana Negara, Jakarta, Jumat, 2 Maret 2018.

Rudiantara menjelaskan, pesan-pesan yang sering muncul dan membuat masyarakat tak nyaman salah satunya tawaran kartu kredit. Biasanya, pesan yang masuk hanya menampilkan nomor, tapi tak diketahui siapa pemiliknya.

Dengan adanya program registrasi, Rudiantara memastikan pemilik nomor yang mengirim pesan itu bisa lebih mudah terlacak. "Kalau ini nanti bisa ditelusuri oleh penegak hukum," ujarnya.

Menurut Rudiantara, pemblokiran terhadap nomor prabayar akan selesai pada Mei 2018. Adapun tenggat waktu untuk registrasi sudah ditutup pada 28 Februari 2018.

Bagi pelanggan layanan seluler yang tidak melakukan registrasi kartu prabayar, layanan telepon dan SMS akan diblokir secara bertahap. Hingga 26 Februari 2018, Kementerian Komunikasi dan Informatika mencatat lebih dari 285 juta pelanggan layanan seluler telah melakukan registrasi kartu prabayar.

Kementerian juga telah menyediakan layanan guna memastikan nomor induk kependudukan pengguna tidak digunakan orang lain untuk registrasi kartu prabayar.






UMKM Mengeluh Kesulitan Dapat Modal Usaha: Pemerintah Janji Kasih, Ternyata Enggak

1 hari lalu

UMKM Mengeluh Kesulitan Dapat Modal Usaha: Pemerintah Janji Kasih, Ternyata Enggak

Kesulitan memperoleh modal dialami karena pelaku UMKM jarang memiliki agunan atau kolateral.


Mengenal 5 Jenis Suku Bunga dalam Industri Perbankan

2 hari lalu

Mengenal 5 Jenis Suku Bunga dalam Industri Perbankan

Suku bunga bisa diartikan sebagai balas jasa yang diberikan bank kepada nasabahnya yang membeli atau menjual produknya.


OJK: Menaikkan Suku Bunga Bank Bukan Satu-satunya Cara Jaga Likuiditas

3 hari lalu

OJK: Menaikkan Suku Bunga Bank Bukan Satu-satunya Cara Jaga Likuiditas

OJK memastikan perbankan tidak akan serta merta menaikkan suku bunga pinjaman atau simpanannya untuk menjaga likuiditas.


OJK: Kredit Perbankan Tumbuh 10,62 Persen Agustus 2022, DPK 7,77 Persen

3 hari lalu

OJK: Kredit Perbankan Tumbuh 10,62 Persen Agustus 2022, DPK 7,77 Persen

Kredit perbankan pada bulan Agustus tumbuh sebesar 10,62 persen secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi sebesar Rp 6.179,5 triliun.


Penyaluran KUR NTB Agustus 2022 Rp 4,25 T, OJK: Terbanyak Sektor Perdagangan Besar dan Eceran

13 hari lalu

Penyaluran KUR NTB Agustus 2022 Rp 4,25 T, OJK: Terbanyak Sektor Perdagangan Besar dan Eceran

OJK memantau penyaluran kredit usaha rakyat atau KUR di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).


Suku Bunga Naik jadi 4,25 Persen, BI Jaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi dengan Cara Apa?

14 hari lalu

Suku Bunga Naik jadi 4,25 Persen, BI Jaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi dengan Cara Apa?

Keputusan bank sentral menaikkan suku bunga acuan BI menjadi 4,25 persen dipastikan sebagai salah satu bauran kebijakan untuk menjaga pertumbuhan.


Muhaimin Iskandar Minta Pemerintah Tingkatkan Kompetensi Pekerja Migran Indonesia

16 hari lalu

Muhaimin Iskandar Minta Pemerintah Tingkatkan Kompetensi Pekerja Migran Indonesia

Muhaimin Iskandar mengatakan negara Indonesia melalui BP2MI terus mendukung fasilitas untuk pekerja migran Indonesia.


92 Persen Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Andalkan Modal Sendiri dan Pinjaman Keluarga

18 hari lalu

92 Persen Pelaku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Andalkan Modal Sendiri dan Pinjaman Keluarga

92,37 persen pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) hanya mengandalkan modal sendiri atau pinjaman dari keluarga untuk menopang usaha mereka


Kredit Tumbuh Menguat, CIMB Niaga Incar Laba Tahun Ini Rp 6 T

21 hari lalu

Kredit Tumbuh Menguat, CIMB Niaga Incar Laba Tahun Ini Rp 6 T

CIMB Niaga Tbk. (BNGA) memproyeksikan laba hingga akhir tahun dapat mencapai lebih dari Rp 6 triliun.


Bank Syariah Indonesia Bidik Target Laba 2022 Tumbuh 40 Persen

21 hari lalu

Bank Syariah Indonesia Bidik Target Laba 2022 Tumbuh 40 Persen

Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menargetkan laba perusahaan melesat tumbuh sebesar 30 persen sampai 40 persen.