Kunjungan Kerja ke Batam, Menteri PUPR Tinjau Bendungan Sei Gong

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi meninjau proyek bendungan Sei Gong di Rempang, Batam, 23 Maret 2017. TEMPO/Amirullah

    Presiden Jokowi meninjau proyek bendungan Sei Gong di Rempang, Batam, 23 Maret 2017. TEMPO/Amirullah

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Jumat, 2 Maret 2018, melakukan kunjungan kerja ke Batam, Kepulauan Riau, untuk melihat sejumlah proyek pemerintah di Pulau Batam dan sekitarnya, salah satunya adalah Bendungan Sei Gong.

    Sekitar setahun lalu, Basuki mendampingi Presiden Joko Widodo meninjau proyek yang sama. Ketika itu, Presiden mengatakan pemerintah akan mempercepat pengerjaan pembangunan 49 bendungan dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) yang seluruhnya ditargetkan rampung pada 2019.

    "Kalau rencana itu akan selesai pada akhir 2018, tapi bisa kita majukan pada pertengahan tahun depan (2018) bisa selesai. Ini baru mulai awal 2016, progres hari ini 35 persen, jadi cepat sekali. Ini pokoknya masuk program 49 waduk yang akan selesai 2019 di seluruh Indonesia," ujar Presiden, Kamis, 23 Maret 2017.

    Baca juga: Pemerintah Kebut Pembangunan Tiga Bendungan di Sulawesi Selatan

    Proyek pembangunan Bendungan Sei Gong semula ditargetkan rampung pada Desember 2018, namun dipercepat menjadi pertengahan 2018 agar segera dapat menutupi defisit air baku di wilayah Batam.

    Saat ini, Batam memiliki delapan bendungan yang menyuplai air baku. Kota tersebut tidak memiliki kandungan air tanah sehingga keberadaan bendungan menjadi sangat vital.

    Sejak 2016, ketersediaan air baku di delapan bendungan itu tidak mencukupi kebutuhan kota itu dan sekitarnya. Sehingga, terjadi defisit 371 liter per detik dan akan bertambah mencapai 1.597 liter per detik pada 2020.

    Bendungan Sei Gong berkapasitas 400 liter per detik. Bendungan senilai Rp 238 miliar ini memiliki luas genangan 355 hektare dengan volume tampung 11,80 juta meter kubik.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.