LPS Nilai Calon Gubernur BI Perry Warjiyo Mumpuni di Moneter

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon deputi gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. ANTARA/Rosa Panggabean

    Calon deputi gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. ANTARA/Rosa Panggabean

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan atau LPS Halim Alamsyah menilai calon Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memiliki keahlian di bidang moneter. "Pak Perry adalah orang BI. Dia memang keahliannya di bidang moneter dan paham makroprudensial," kata Halim di Jakarta, Rabu, 28 Februari 2018.

    Halim menjelaskan bahwa Perry Warjiyo memiliki pengalaman bekerja sama dengan berbagai instansi, baik dari dalam maupun luar negeri. "Tentu saya rasa dengan karakternya yang juga punya integritas, profesional, mendahulukan kepentingan bangsa, dan negara, saya rasa dia cocok memimpin BI," tuturnya.

    Baca: Perry Warjiyo Dukung Integrasi Ekonomi Negara ASEAN

    Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengajukan Perry Warjiyo sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia menggantikan Agus Martowardojo. Perry diajukan sebagai calon tunggal karena dianggap memiliki kompetensi, menguasai masalah, dan tantangan otoritas moneter.

    Menurut rencana, DPR RI akan membahas calon Gubernur Bank Indonesia tersebut setelah masa reses berakhir pada 5 Maret 2018. 

    Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo hanya tersenyum dan irit berkomentar terkait penunjukan dia oleh Presiden Joko Widodo sebagai Calon Gubernur BI periode 2018-2023. Usai menjadi pembicara pada Konferensi Tingkat Tinggi BI-IMF "New Growth Models in a Changing Global Landscape" di Jakarta, Selasa lalu, Perry tidak bersedia menjawab pertanyaan pekerja media.

    "Kok tidak memberikan selamat ulang tahun dulu," kata Perry di Jakarta, Selasa, yang baru saja merayakan ulang tahunnya pada 25 Februari 2018. Ketika diberikan ucapan selamat ulang tahun dan disinggung mengenai penunjukannya oleh Presiden, Perry hanya tersenyum, tanpa komentar dan langsung berlalu dengan mobil dinasnya.

    Perry Warjiyo, bankir bank sentral paling senior di jajaran Deputi Gubernur BI saat ini, diumumkan oleh Presiden Joko Widodo akan dicalonkan menjadi Gubernur BI periode 2018-2023 menggantikan Agus Martowardojo.

    Selain itu, Perry Warjiyo merupakan calon tunggal mengalahkan kandidat lain yang santer dibicarakan akan diusulkan menjadi Calon Gubernur BI. Terdapat tiga nama lainnya selain Perry yang disodorkan kepada Presiden, yakni Agus Martowardojo yang masih menjabat sebagai Gubernur BI, Chatib Basri, Mantan Menteri Keuangan dan Bambang Brodjonegoro yang masih menjabat sebagai Kepala Bappenas.

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai Perry Warjiyo memiliki sejumlah pengalaman dan atribut untuk memimpin Bank Indonesia. "Dari pengalaman yang beliau miliki sudah ada kesempatan dan pengalaman untuk menyiapkan peranan Gubernur Bank Indonesia yang dibutuhkan," katanya.

    Apabila terpilih sebagai Gubernur Bank Indonesia yang baru, Sri Mulyani berharap Perry Warjiyo bisa menghadapi tantangan ekonomi regional maupun global yang selalu dinamis. Selain itu, Perry diharapkan untuk menjaga hubungan antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan dan Lembaga Penjamin Simpanan yang selama ini terjalin dengan baik.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.