Rumah DP Rp0 Anies-Sandi, Ciputra: Jangan Timbulkan Kegaduhan

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagian dalam hunian contoh dengan DP 0 rupiah tipe 36 Klapa Village yang di Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, yang ground breakingnya dilakukan Gubernur DKI Anies Baswedan, Kamis, 18 Januari 2018. Tempo/Hendartyo Hanggi

    Bagian dalam hunian contoh dengan DP 0 rupiah tipe 36 Klapa Village yang di Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, yang ground breakingnya dilakukan Gubernur DKI Anies Baswedan, Kamis, 18 Januari 2018. Tempo/Hendartyo Hanggi

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengusaha properti Ciputra berharap program Rumah DP Rp0 yang diinisiasi pasangan pemimpin Jakarta Anies Baswedan - Sandiaga Uno  dapat direalisasikan dengan baik tanpa menimbulkan kegaduhan.

    Pemilik Ciputra Group itu mengatakan, meski telah menandatangani komitmen mendukung program Rumah DP Rp0, pengusaha perumahan tetap minta pemprov DKI Jakarta segera memfinalisasi komunikasi dengan Bank Indonesia terkait skemanya.

    Baca juga: Ini Tiga Lokasi Rumah Murah DP Nol Rupiah Program Anies-Sandi

    “Skema DP nol rupiah harus segera dibahas dan ditentukan oleh Bank Indonesia (BI), karena belum ada persetujuan. Selain itu, pekerjaan lainnya adalah mengenai ketersediaan lahan di Ibu Kota,” kata Ciputra di Jakarta, Kamis, 18 Januari 2018.

    Pria yang akrab disapa Pak Cik itu menuturkan pengembang hanya bergantung pada persetujuan Bank Indonesia. Pasalnya jika pengembang harus menggarap hunian tanpa DP  dengan modal sendiri akan memberatkan aliran kas.

    “Biasanya dengan modal sendiri, proyek selesai  5-10 tahun, kalau tanpa DP, itu berat sekali,” katanya.

    Terkait perizinan, harus ada terobosan jika menginginkan proyek ini sukses. Tentu harus ada peran pemerintah dan jajarannya karena perizinan di tangan Pemprov DKI. Hal ini untuk menghindari segala kegaduhan dan kontoversi yang ditimbulkan seperti pada kasus Reklamasi Teluk Jakarta.

    "Pembangunan pulau (reklamasi) sudah gaduh luar biasa dan itu merugikan bangsa kita dan investor luar negeri terganggu akibat pulau tersebut belum diselesaikan," katanya.

    Meski demikian, ia tetap mendukung program pemerintah untuk bisa menyediakan hunian aman, murah, dan nyaman, bagi masyarakat.

    "Cita-cita bagaimana membantu pemerintah, supaya masyarakat bisa dapat perumahan, yang utama masyarakat bisa dapat rumah yang pantas. Untuk itu kewajiban bukan hanya Jakarta tapi seluruh Indonesia," kata Ciputra.

    Rumah DP Rp0  merupakan program kerja pasangan Anies-Sandi  dan dilerkenalkan saat kampanye pemilihan gubernur.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.