Pembangunan PLTB Sidrap di Sulsel Sudah 90 Persen

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pembangkit listrik tenaga angin. Discovery.com

    Ilustrasi pembangkit listrik tenaga angin. Discovery.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Perkembangan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap kapasitas 75 megawatt (MW) yang berada di Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sindereng Rappang, Sulawesi Selatan, saat ini sudah mencapai 90 persen.

    Dari target 30 Wind Turbine Generator (WTG), sebanyak 25 WTG telah berhasil diselesaikan, sisanya dipastikan akan selesai pada pertengahan Februari mendatang. PLTB Sidrap merupakan PLTB terbesar di Asia Tenggara yang masuk dalam program 35 ribu MW.

    Dengan kapasitas 75 MW, diproyeksikan mampu menghasilkan listrik untuk 70 ribu pelanggan di Sulawesi Selatan dengan daya listrik rata-rata 900 VA. Total akan terpasang 30 turbin di PLTB tersebut. Turbin memiliki ketinggian 80 meter dan baling-baling sepanjang 57 meter.

    Baca juga: Dukung Pengembangan PLTB Sidrap, Menteri Jonan: Tarif Harus Terjangkau

    PLTB Sidrap merupakan pembangkit tenaga angin pertama dan terbesar di Indonesia yang memanfaatkan lahan kurang lebih 100 hektar. Dengan adanya PLTB tersebut tentunya akan memperkuat sistem kelistrikan di Sulawesi Selatan sehingga cadangan daya sistem di provinsi tersebut sebanyak 500 MW di tahun 2018.

    Sejak ditandatangani pada Agustus 2015 lalu, penyelesaian PLTB diperkirakan sesuai target, yakni 25 Februari 2018. Pembangunan PLTB Sidrap menunjukkan komitmen PLN dalam pemanfaatan energi baru terbarukan. Penyelesaian pembangunan sesuai target ini juga ditekankan oleh Menteri BUMN Rini Soemarno.

    "Saya berharap progres penyelesaian PLTB dapat sesuai jadwal untuk dapat melayani kebutuhan listrik masyarakat sekaligus menjadi PLTB pertama di Indonesia guna bertahap penuhi tenaga listrik dari EBT yg diharapkan mencapai 25 persen pada 2020," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.