ASDP Indonesia Ferry Tambah 21 Armada Kapal Tahun Ini

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga yang akan berlibur ke Pulau Wisata Sabang, Aceh, menumpang KMP BRR, di pelabuhan penyeberangan Ulee Lheue, Banda Aceh, Aceh, 23 Desember 2017. Menurut pihak ASDP setempat, volume penumpang yang berlibur pada hari Natal dan Tahun Baru 2018 ke Pulau Wisata Sabang mengalami lonjakan peningkatan. ANTARA

    Sejumlah warga yang akan berlibur ke Pulau Wisata Sabang, Aceh, menumpang KMP BRR, di pelabuhan penyeberangan Ulee Lheue, Banda Aceh, Aceh, 23 Desember 2017. Menurut pihak ASDP setempat, volume penumpang yang berlibur pada hari Natal dan Tahun Baru 2018 ke Pulau Wisata Sabang mengalami lonjakan peningkatan. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - ASDP Indonesia Ferry berencana menambah 21 kapal mulai tahun ini. Penambahan kapal berasal dari pembelian, pembuatan kapal baru ke galangan, dan bantuan pemerintah.

    Direktur Keuangan ASDP, Djunia Satriawan, mengatakan dua kapal yang bakal ditambah tahun ini merupakan lanjutan dari program penambahan kapal di 2017. Di samping itu, ASDP juga bakal mendapat bantuan 2 unit kapal dari Kementerian Perhubungan tahun ini.

    Menurut Djunia, ASDP juga akan memesan 11 kapal baru ke perusahaan galangan. Kapal yang dipesan diproyeksikan akan rampung pada 2019. "Jadi tahun 2018 kurang lebih ada 10 kapal yang akan dibeli dan kami punya beberapa opsi," katanya kepada, Jumat, 5 Januari 2018.

    Baca juga: ASDP Indonesia Ferry Buka Lowongan Kerja, Cek Tanggalnya

    Djunia mengungkapkan, ASDP punya opsi untuk kerja sama dalam mendatangkan armada baru. Di samping itu, ASDP juga bakal membeli kapal bekas dengan kualitas masih prima berumur di bawah sepuluh tahun. Dia menekankan, kapal yang akan dibeli tetap mengikuti standard yang ditetapkan Kementerian Perhubungan.

    Lintasan Merak-Bakauheni bakal menjadi lintasan penempatan armada baru terbanyak. Djunia menuturkan, satu kapal baru bakal ditempatkan di dermaga eksekutif yang akan rampung Agustus 2018 mendatang. Kapal yang bersandar di dermaga eksekutif masuk dalam kategori istimewa karena dikhususkan untuk penyeberangan berdurasi satu jam

    Selain itu, sekitar 4-5 kapal feri ASDP juga bakal ditarik karena memiliki ukuran di bawah 5 ribu GT. Hal tersebut sesuai dengan aturan yang diterbitkan oleh Kementerian Perhubungan yang mengharuskan kapal di bawah 5 ribu GT harus menyingkir dari lintasan Merak-Bakauheni per Desember 2018.

    ASDP juga bakal menambah kapal untuk layanan feri jarak jauh. Saat ini, ASDP melayani dua trayek feri jarak jauh, yakni Jakarta-Surabaya dan Surabaya-Lembar.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.