Kawasan Industri Jababeka Segera Dibuka Jadi Destinasi Wisata

Reporter:
Editor:

Martha Warta

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jababeka Group selalu mendukung kegiatan CSR perusahaan-perusahaan yang berada di Kawasan Industri Jababeka.

    Jababeka Group selalu mendukung kegiatan CSR perusahaan-perusahaan yang berada di Kawasan Industri Jababeka.

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Kawasan Industri Jababeka Tbk dan Pemerintah Kabupaten Bekasi tak lama lagi akan membuka kawasan industri Jababeka, Cikarang Utara, Bekasi, menjadi salah satu destinasi wisata edukasi. PT Jababeka Tbk adalah pengelola kawasan industri terbesar di Asia Tenggara.

    "Kawasan ini memiliki potensi kekayaan yang cukup besar untuk dimanfaatkan bagi masyarakat dan pelajar," kata Kepala Jababeka Group Setyono Djuandi Darmono, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis, 4 Januari 2018.

    Baca: Kembangkan Morotai, Jababeka Habiskan Rp 100 Miliar 

    Untuk menyambut peluncuran Jababeka sebagai kawasan wisata, Damono mengatakan PT Jababeka Tbk akan terlebih dahulu menggelar pameran seni lukis kelas dunia "Indonesian Art Exhibition” di Jababeka Convention Center (JCC), Cikarang, Bekasi, Rabu, 17 Januari 2018.

    Sejumlah karya akan ditampilkan dalam pameran ini, termasuk dari para maestro seni rupa Indonesia, seperti Affandi, Kartika Affandi, Hendra Gunawan, Soedibio, dan H. Widayat.

    Usaha PT Jababeka Tbk membangun sektor pariwisata memang bukan hanya dilakukan kali ini. Sebelumnya, melalui anak usahanya, PT Jababeka Morotai, perusahaan ini menggelontorkan dana setidaknya hingga Rp 100 miliar atau sekitar US$ 7,4 juta pada 2012-2016 dari total nilai investasi yang dibutuhkan sekitar US$ 4 miliar.

    Perusahaan ini memang ditunjuk pemerintah sebagai pelaksana proyek pembangunan di salah satu pulau terdepan Indonesia tersebut. Dengan dana tersebut, Darmono mengatakan, pihaknya telah membangun hotel, homestay, dan perumahan di Morotai.

    Jauh sebelum menggarap Morotai, melalui anak perusahaan lainnya, PT Banten West Java, PT Jababeka Tbk juga menggarap kawasan wisata terpadu Tanjung Lesung, Banten, sejak 2015. Selain membangun kawasan marina dengan fasilitas cottage sebanyak 100 unit, PT Jababeka Tbk membangun sejumlah hotel butik dua lantai berkapasitas 8-10 kamar. "Perseroan ingin menjadikan Tanjung Lesung destinasi wisata kelas dunia," ucap Damono pada 6 April 2015.

    Catatan:

    Artikel ini mengalami koreksi atas permintaan Jababeka pada Rabu, 31 Januari 2018 pukul 14.00 WIB terkait dengan penyebutan National Gallery Singapore.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?