Asian Games 2018, PLN Tambah Daya Listrik Gardu Senayan

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sosialisasi Asian Games 2018 di Bundaran HI, Jakarta, 3 Desember 2017. (antara)

    Sosialisasi Asian Games 2018 di Bundaran HI, Jakarta, 3 Desember 2017. (antara)

    TEMPO.CO, Jakarta - PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) menambah daya listrik sebesar 5.540 kVa di Gardu Distribusi Senayan untuk persiapan Asian Games 2018.

    General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya, M. Ikhsan Asaad, mengatakan jumlah total dana yang diinvestasikan untuk penguatan pasokan listrik Asian Games 2018 sebesar Rp 71 miliar.

    “PLN Disjaya siap menghadapi perhelatan Asian Games 2018 di Jakarta. Seluruh infrastruktur kelistrikan yang menyediakan pasokan listrik utama maupun cadangan sudah mencapai 90 persen progres persiapannya," ujarnya, Jumat, 29 Desember 2017.

    Baca juga: Tahun Baru, PLN dan ESDM Jamin Pasokan Listrik Jawa-Bali Aman

    Gardu Distribusi Senayan akan menjadi salah satu sumber pasokan listrik utama di beberapa venue Asian Games 2018, yaitu VIP Barat, VIP Timur, Gelora Bung Karno, Istora Senayan, Aquatic Venue, Tenis Indoor Senayan dan beberapa infrastruktur penunjang.

    Gardu distribusi yang dayanya telah ditambah ini mendapat pasokan listrik utama dari Gardu Induk Senayan dan satu penyulang. Selain itu, gardu tersebut juga mendapat pasokan listrik cadangan dari dua gardu induk lainnya dan tiga buah penyulang tambahan.

    Selain diperkuat dengan penambahan daya, gardu itu sudah dilengkapi fasilitas Automatic Change Over (ACO) yang berfungsi untuk menggantikan pasokan daya listrik secara otomatis jika pasokan utama mengalami gangguan, dengan setting kecepatan pemindahan otomatis 0.3 milli second.

    "Selain dari pasokan dari sistem, PLN berencana menyediakan 8 unit genset sewa dengan kapasitas 1250 kVa per unit sebagai pasokan tambahan," ujar Ikhsan.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.