Tip Properti, Simak Kriteria Ini Sebelum Memilih Kantor Virtual

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gedung-gedung bertingkat dikawasan Central Business Distrik di Jakarta, 9 September 2017. James juga mengatakan permintaan ruang perkantoran di CBD area masih stagnan sepanjang 2016. Tempo/Tony Hartawan

    Gedung-gedung bertingkat dikawasan Central Business Distrik di Jakarta, 9 September 2017. James juga mengatakan permintaan ruang perkantoran di CBD area masih stagnan sepanjang 2016. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Konsep virtual office mulai banyak diminati oleh perusahaan, terutama bagi perusahaan yang baru merintis bisnis. Virtual office adalah ruang kerja yang berlokasi di dunia Internet. Artinya pebisnis dapat menyelesaikan tugas kantor serta melaksanakan bisnis profesional atau pribadi tanpa memiliki fisik di lokasi usaha.

    Nah, bagi Anda yang ingin menggunakan virtual office, berikut ini adalah tip properti memilih kantor virtual office dari portal properti global Lamudi.

    1. Lokasi

    Hal utama yang harus Anda perhatikan adalah mencari lokasi virtual office. Hal ini sangat penting karena akan meningkatkan kredibilitas perusahaan. Pilihlah virtual office yang berada di kawasan niaga. Jangan memilih alamat virtual office yang wujudnya gedungnya sudah tua dan tidak bersih, karena jika nanti klien kerja Anda datang, akan membuat citra perusahaan Anda tidak baik.

    1. Fasilitas

    Jangan lupa melihat fasilitas yang ditawarkan penyedia jasa virtual office, pilihlah virtual office yang menyiapkan segala fasilitas yang lengkap, seperti notifikasi pesan telepon, call center, akses Internet, menerima surat, dan memindai surat, hingga layanan resepsionis profesional khusus untuk menjawab panggilan telepon dengan nama perusahaan Anda.

    1. Syarat & Ketentuan Menyewa yang Jelas

    Sebelum memutuskan untuk menyewa, sudah seharusnya Anda mempelajari dengan saksama perihal syarat dan ketentuan dari pihak penyedia virtual office. Contohnya seperti proses korespondensi antara penyedia jasa dan konsumen, pelajari juga paketan yang ditawarkan. Sebab jangan sampai nanti di kemudian hari Anda akan dikenakan biaya tambahan.

    1. Harga

    Jangan lupa membandingkan harga sewa yang ditawarkan oleh penyedia jasa virtual office. Saat ini, untuk harga pasar menyewa virtual office di Jakarta sebesar Rp 142.000 sampai Rp 1,12 juta setiap bulan, tergantung dari fasilitas yang diinginkan dan kebutuhan Anda.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?