Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Antisipasi Banjir Jakarta, PU Bangun 2 Bendungan Kering

image-gnews
Ikan mati akibat Bendungan Cisadane mengering, di Tangerang, Banten, 19 September 2014. Kekeringan disebabkan menurunnya debit air sungai akibat musim kemarau. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat
Ikan mati akibat Bendungan Cisadane mengering, di Tangerang, Banten, 19 September 2014. Kekeringan disebabkan menurunnya debit air sungai akibat musim kemarau. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tengah membangun dua bendungan kering atau dry dam untuk mengantisipasi luapan pada titik-titik banjir di Jakarta. Dua dry dam yang dikembangkan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung-Cisadane itu adalah Bendungan Sukamahi dan Bendungan Ciawi di Kabupaten Bogor.

Kepala BBWS Ciliwung-Cisadane Jarot Widioko yakin dengna adanya dua bendungan kering itu, jumlah titik banjir di Jakarta bisa berkurang cukup siginifikan. "Jika saat ini ada 78 titik banjir di Jakarta, maka kehadiran dry dam bisa membuat titik banjir berkurang menjadi tinggal 38 titik saja," katanya dalam siaran pers Biro Komunikasi PUPR, Jumat malam, 24 November 2017.

Baca: Pemerintah Menargetkan Pembangunan 29 Bendungan Selesai 2019

Kedua bendungan itu akan menahan aliran air dari Gunung Gede dan Gunung Pangrango sebelum sampai ke Bendung Katulampa, yang kemudian mengalir ke Sungai Ciliwung. Proyek itu pun akan dipakai untuk konservasi air dan pembangunan pariwisata di Jawa Barat.

Kedua bendungan kering juga diproyeksikan akan mengurangi debit banjir di Pintu Air Manggarai sebesar 577,05 meter kubik per detik (m3/detik). Bila dikurangi dengan debit air Sungai Ciliwung yang dialirkan Kanal Banjir Timur melalui Sudetan Ciliwung sebesar 60 m3/det, debit di PIntu Air Manggarai menjadi 517,05 m3/detik.

Menurut Jarot, hal itu mengurangi risiko banjir di Jakarta sebesar 12 persen karena bisa menggeser waktu puncak banjir hingga 2 - 4 jam. "Air hujan yang turun di Ciawi dan Sukamahi langsung tertampung di bendungan tersebut kemudian mengalir lewat terowongan secara konstan dengan kecepatan 45 meter kubik per detik ke KBT sampai Pintu Air Manggarai," katanya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Jenis bendungan kering pun diniilai Jarot sebagai hal yang unik. Infrastruktur tersebut baru terisi air hanya ketika intensitas hujan meningkat, terutama di musim penghujan. Dua dry dam itu dipastikan kering saat musim kemarau.

"Selain itu bendungan ini dibuat dengan desain Q50 yang berarti debit itu mungkin terjadi satu kali dalam 50 tahun. Probabilitas tercapainya debit 50 tahun adalah sekali dalam 50 tahun," tutur Jarot.

Bendungan Ciawi memiliki volume tampung 6,45 juta m3 dan luas area genangan 29,22 hektare. Sementara Bendungan Sukamahi memiliki daya tampung tampung 1,68 juta m3 dan luas area genangan 5,23 hektare. Banjir di kawasan Jabodetabek dipicu hujan yang tidak langsung masuk ke tanah. Air justru tergenang dan mengalir ke selokan dengan membawa sedimentasi tanah.

Sungai yang tidak pernah dikeruk, ujar Jarot, mengurangi daya tampung dan menyebabkan air naik ke permukaan. "Kondisi ini bertambah parah ketika air tanah dieksploitasi secara massif untuk berbagai keperluan permukiman dan industri.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Hutama Karya: PSN Bendungan hingga Jalan Tol Ditargetkan Rampung hingga Akhir 2024

16 hari lalu

Setelah empat bulan gratis, Hutama Karya dan Humawas akan menetapkan tarif Jalan Tol Tebingtinggi- Indrapura-Limapuluh. Foto: Istimewa
Hutama Karya: PSN Bendungan hingga Jalan Tol Ditargetkan Rampung hingga Akhir 2024

Untuk memastikan proyek-proyek tersebut rampung tepat waktu, Hutama Karya melakukan sejumlah strategi percepatan.


Dari UKT Kampus Negeri sampai Walhi Kritik Pidato Jokowi di Top 3 Tekno

33 hari lalu

Mahasiwa Universitas Riau (Unri) kenakan almamater biru laut lakukan aksi unjuk rasa mengenai uang kuliah tunggal atau UKT dan Iuran Pengembangan Institusi (IPI) di depan Gedung Rektorat Unri pada Selasa, 14 Mei 2024. Foto: Karunia Putri / TEMPO
Dari UKT Kampus Negeri sampai Walhi Kritik Pidato Jokowi di Top 3 Tekno

Top 3 Tekno Berita Terkini pada Rabu pagi ini, 22 Mei 2024, dipuncaki berita terpopuler kemarin yang isinya antara lain tentang UKT melambung.


Jokowi Pidato Soal Infrastruktur dan Pengelolaan Air dalam World Water Forum, Walhi: Tak Menyelesaikan Krisis

34 hari lalu

Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan sambutannya pada jamuan makan malam penyambutan Forum Air Dunia ke-10 atau 10th World Water Forum di Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana di Bali, Indonesia, pada Minggu malam (19 Mei 2024). ANTARA/Andi Firdaus
Jokowi Pidato Soal Infrastruktur dan Pengelolaan Air dalam World Water Forum, Walhi: Tak Menyelesaikan Krisis

Walh mengkritik keras pidato Presiden Jokowi dalam Water World Forum ke-10. Program infrastruktur dan pengelolaan air dianggap masih bermasalah.


Proyek Pembangunan IKN Tahap III sudah Dimulai, Ada 25 Paket Pembangunan

35 hari lalu

Potret Bendungan Sepaku Semoi di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada Senin, 6 Mei 2024. Bendungan Sepaku Semoi akan menyuplai air baku untuk Ibu Kota Nusantara (IKN). TEMPO/Riri Rahayu.
Proyek Pembangunan IKN Tahap III sudah Dimulai, Ada 25 Paket Pembangunan

Dalam pembangunan proyek IKN tahap III, di antaranya ada pembangunan Gedung Polri dan Kementerian Pertahanan


5 Hal tentang Konawe, Kunjungan Jokowi, Bendungan, hingga Banjir

41 hari lalu

Foto udara Bendungan Ameroro di Kecamatan Uepai, Konawe, Sulawesi Tenggara, Selasa 14 Mei 2024. Presiden Joko Widodo telah meresmikan pengunaan Bendungan yang mampu mengairi areal persawahan lebih 3.363 hektare dan mampu mereduksi banjir di wilayah Konawe sebesar 443 meter kubik per detik serta memiliki kapasitas tampung sebesar 88 juta meter kubik dengan luas genangan sebesar 376 hektare dengan potensi listrik 1,3 MW. ANTARA FOTO/Jojon
5 Hal tentang Konawe, Kunjungan Jokowi, Bendungan, hingga Banjir

Jokowi meresmikan Bendungan Ameroro di Desa Tamesandi, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe


Intip Bendungan Ameroro di Sultra yang Akan Diresmikan Jokowi Hari Ini

41 hari lalu

Bendungan Ameroro di Desa Tamesandi, Kec. Uepai. Kab. Konawe, Sulawesi Tenggara yang  digarap melalui kerja sama operasi (KSO) PT Hutama Karya (Persero) dengan PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Dok: Hutama Karya
Intip Bendungan Ameroro di Sultra yang Akan Diresmikan Jokowi Hari Ini

Presiden Jokowi akan meresmikan Bendungan Ameroro di Kabupaten Konawe, Sultra. Berikut profil bendungan tersebut.


Bertolak ke Sultra, Jokowi Bakal Resmikan Jalan hingga Bendungan

43 hari lalu

Presiden Joko Widodo atau Jokowi bersepeda di hari bebas kendaraan bermotor alias car free day (CFD) kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Ahad, 12 Mei 2024. Selain bersepeda, Jokowi juga menyapa serta menerima ajakan berswafoto masyarakat. Foto: Sekretariat Presiden
Bertolak ke Sultra, Jokowi Bakal Resmikan Jalan hingga Bendungan

Jokowi dan rombongan direncanakan mendarat di Pangkalan TNI Haluoleo, Kabupaten Konawe Selatan pada Ahad sore.


Cerita Pekerja Harian di Bendungan Sepaku Semoi IKN: Dibayar Rp 135 Ribu per Hari, Senang Melihat Kunjungan Menteri

45 hari lalu

Potret Bendungan Sepaku Semoi di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada Senin, 6 Mei 2024. Bendungan Sepaku Semoi akan menyuplai air baku untuk Ibu Kota Nusantara (IKN). TEMPO/Riri Rahayu.
Cerita Pekerja Harian di Bendungan Sepaku Semoi IKN: Dibayar Rp 135 Ribu per Hari, Senang Melihat Kunjungan Menteri

Sugianto, 30 tahun, sudah tiga tahun bekerja di proyek Bendungan Sepaku Semoi IKN, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.


Indonesia Pamer Infrastruktur Hijau Dalam World Water Forum ke-10, Proyek Apa yang Menonjol?

51 hari lalu

Bendungan Randugunting di Blora, Jawa Tengah. ANTARA/HO-Kementerian PUPR
Indonesia Pamer Infrastruktur Hijau Dalam World Water Forum ke-10, Proyek Apa yang Menonjol?

Berbagai konsep dan realisasi infrastruktur energi hijau milik Pemerintah Indonesia bakal menampang di World Water Forum ke-10 di Bali.


Banjir Rendam Selatan Brasil, 39 Orang Tewas dan 68 Lainnya Hilang

51 hari lalu

Foto udara menunjukkan area yang terkena dampak banjir di Lajeado, negara bagian Rio Grande do Sul, Brasil, 3 Mei 2024. Jeff Botega/Agencia RBS via REUTERS
Banjir Rendam Selatan Brasil, 39 Orang Tewas dan 68 Lainnya Hilang

Sebanyak 39 orang tewas dan 68 lainnya belum ditemukan akibat hujan lebat dan banjir yang melanda Rio Grande do Sul, Brasil.