Menhub: Pemerintah Tidak Ada Niat Jual Bandara Soetta

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menumpang kereta rel listrik Commuter Line usai meresmikan Stasiun Bekasi Timur sekaligus pengoperasian kereta rel listrik lintas Bekasi-Cikarang di Bekasi, Jawa Barat, 7 Oktober 2017. ANTARA FOTO

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menumpang kereta rel listrik Commuter Line usai meresmikan Stasiun Bekasi Timur sekaligus pengoperasian kereta rel listrik lintas Bekasi-Cikarang di Bekasi, Jawa Barat, 7 Oktober 2017. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Belakangan ramai dibicarakan di sejumlah media sosial bahwa Pemerintah menjual Bandara Soekarno-Hatta. Namun, isu tersebut dibantah dengan penjelasan bahwa yang sebenarnya dilakukan oleh Pemerintah adalah melakukan kerja sama dengan pihak swasta untuk mengembangkan lokasi itu.

    "Jelas kita tidak ada niat menjual Bandara Soetta. Sebenarnya, apa yang kita lakukan malah lebih banyak melakukan kerja sama dengan pihak swasta," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam Diskusi Media Forum Merdeka Barat (Dismed FMB) 9 bertajuk "Amankah Pembiayaan Infrastruktur Negara?" di Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Jakarta, Jumat, 17 November 2017.

    Menurutnya, pemerintah saat ini memang sedang gencar mengembangkan infrastruktur transportasi, seperti bandar udara dan pelabuhan laut, dengan cara mengajak pihak swasta untuk turut serta membangun dan mengelola.

    Baca: November, Terminal I Bandara Soekarno-Hatta Terkoneksi Skytrain

    Menhub mengatakan pola kemitraan pengelolaan infrastruktur transportasi dan pemanfaatan aset negara dengan BUMN/swasta melalui skema kerja sama pengelolaan atau konsesi merupakan kebijakan dalam upaya menciptakan daya saing layanan publik dan solutif dalam menyikapi keterbatasan dana APBN, serta efisiensi dan efektivitas pemerintahan untuk mendorong pelayanan publik yang optimal.

    Setidaknya ada 30 infrastruktur pelabuhan dan bandara yang akan dikerjasamakan, seperti Bandara Radin Inten II Lampung, Bandara Sentani Jayapura, Pelabuhan Bima, Pelabuhan Probolinggo dan sejumlah infrastruktur lainnya di sejumlah daerah.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.