Kemiri Lebih Irit dari Solar  

Reporter

Editor

Sabtu, 28 Januari 2012 16:57 WIB

Sebuah SPBU menutup stasiun pengisian akibat turunnya harga BBM jenis Premium dari Rp 5.500 per liter menjadi Rp 5.000 dan solar dari Rp 5.500 menjadi Rp 4.800 per liter yang dilakukan pemerintah secara mendadak, Jakarta, (15/12). TEMPO/Arif Fadillah

TEMPO.CO, Sukabumi - Bahan bakar Bio-Diesel Kemiri Minyak terbukti lebih efisien dibanding solar. "Kami telah melakukan uji coba perjalanan ke Solo," kata Dibyo Pranowo, peneliti bioenergi Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) Kementerian Pertanian, kepada wartawan di Sukabumi, 28 Januari 2012.

Perjalanan dari Sukabumi ke Solo, menurut Dibyo, hanya menghabiskan 32 liter Bio-Diesel. Sedangkan dicoba dengan bahan bakar Solar bisa menghabiskan 80 liter.

Kemiri Minyak, atau yang lebih dikenal dengan Kemiri Sunan, telah diteliti dan dikembangkan Balittri bekerja sama dengan PT Bahtera Hijau Lestari (BHL) Indonesia. Dari penelitian ini telah ditemukan bibit unggul kemiri yang mengandung minyak 55 persen.

Hendru Widjaja, Direktur PT BHL, mengatakan pihaknya sudah bekerja sama dengan Balittri untuk meneliti dan mengembangkan bahan bakar nabati dari Kemiri Minyak sejak 2009. Perusahaannya sendiri telah memulai penelitian sejak 2006.

Hendru berharap Kemiri Minyak bisa menjadi bahan bakar alternatif. Selain lebih efisien, ia mengatakan tanaman ini bisa tumbuh di lahan-lahan kritis. Hendru menginformasikan pihaknya telah menyiapkan lahan 30 ribu hektare di Flores untuk memproduksi Kemiri Minyak.

GADI MAKITAN

Berita terkait

4 Manfaat Bioetanol, Bisa Mengurangi Emisi

10 Juni 2023

4 Manfaat Bioetanol, Bisa Mengurangi Emisi

Bioetanol, sebagai salah satu sumber energi terbarukan yang menjanjikan, muncul sebagai bahan bakar alternatif.

Baca Selengkapnya

DKI Bakal Olah 2.000 Ton Sampah di Bantargebang per Hari Jadi Bahan Bakar

21 Februari 2022

DKI Bakal Olah 2.000 Ton Sampah di Bantargebang per Hari Jadi Bahan Bakar

Pemprov DKI Jakarta akan mengolah 2.000 ton sampah setiap hari yang ada di TPST Bantargebang menjadi 750 ton bahan bakar alternatif.

Baca Selengkapnya

Mobil Balap Porsche di Le Mans Pakai Bahan Bakar Terbarukan, Mesinnya Twin-Turbo

29 Januari 2022

Mobil Balap Porsche di Le Mans Pakai Bahan Bakar Terbarukan, Mesinnya Twin-Turbo

Baik Porsche maupun Audi akan menggunakan sasis Multimatic pada mobil balap LMDh masing-masing. Mesin hybrid V8 twin-turbo diuji di Weissach.

Baca Selengkapnya

RDF Cilacap Mampu Olah Sampah 140 Ton Sehari, Hasilkan Energi Terbarukan

3 Maret 2021

RDF Cilacap Mampu Olah Sampah 140 Ton Sehari, Hasilkan Energi Terbarukan

Pakar teknologi lingkungan ITB Enri Damanhuri menyebut RDF cocok untuk pengelolaan sampah di Indonesia.

Baca Selengkapnya

Maskapai KLM Belanda Terbangkan Pesawat dengan Bahan Bakar Kerosin Sintetis

9 Februari 2021

Maskapai KLM Belanda Terbangkan Pesawat dengan Bahan Bakar Kerosin Sintetis

Maskapai penerbangan Belanda, KLM, menjadi yang pertama menerbangkan pesawat dengan campuran bahan bakar kerosin sintetis dari Amsterdam ke Madrid.

Baca Selengkapnya

Kementerian Lingkungan Hidup Kembangkan Bioethanol dari Nira Aren

10 Maret 2017

Kementerian Lingkungan Hidup Kembangkan Bioethanol dari Nira Aren

Bioethanol nira aren sangat prospektif dan sangat membantu masyarakat perdesaan memenuhi bahan bakar rumah tangga.

Baca Selengkapnya

Menteri Darmin: NTB Bisa Jadi Sentra Bioetanol

11 Februari 2017

Menteri Darmin: NTB Bisa Jadi Sentra Bioetanol

Riset pengembangan biosolar dengan mencampurkan solar dengan hasil olahan kelapa sawit sudah dilakukan di Indonesia barat.

Baca Selengkapnya

PT Enero Tagih Janji Pertamina Serap Produksi Bioetanol

9 September 2015

PT Enero Tagih Janji Pertamina Serap Produksi Bioetanol

Sambil berharap serapan bioetanol oleh Pertamina, PT Enero menandatangani kontrak dengan PT Total Oil Indonesia yang akan membeli 135 ribu liter/tahun

Baca Selengkapnya

PTPN X Jual Bioetanol ke Total Oil

1 September 2015

PTPN X Jual Bioetanol ke Total Oil

PTPN X optimistis bioetanol makin menarik perhatian pasar.

Baca Selengkapnya

Pertalite Hadir untuk Memberikan Pilihan yang Lebih Banyak

15 Juli 2015

Pertalite Hadir untuk Memberikan Pilihan yang Lebih Banyak

Direktur Utama PT Pertamina Dwi Soetjipto mengatakan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite hadir untuk memberikan pilihan yang lebih banyak

Baca Selengkapnya