Terkini Bisnis: BLT BBM Rp 600 Ribu Tak Cukup, Bos Djarum Masih Orang Terkaya di RI

Selasa, 13 September 2022 19:09 WIB

Aksi demo yang dilakukan oleh pihak Driver Online Indonesia (DRONE) di depan Kantor Gojek, Blok M, Jakarta, pada Senin, 12 September 2022. TEMPO/Defara

TEMPO.CO, Jakarta - Berita terkini ekonomi dan bisnis pada Selasa petang, 13 September 2022 dimulai dari keluhan pengemudi ojol soal BLT BBM Rp 600 ribu yang dinilai tak akan mencukupi kebutuhan hidup.

Berikutnya ada berita tentang penghapusan daya listrik 450 VA dan BSSN menelusuri latar belakang Bjorka. Lalu ada berita tentang daftar 10 orang terkaya di Indonesia dan Mendag Zulkifli Hasan meminta Nike membangun pabrik di Lampung.

Kelima berita tersebut paling banyak diakses oleh para pembaca kanal Ekonomi dan Bisnis Tempo.co. Berikut ringkasan lima berita trending itu.

1. Pengemudi Ojol: BLT BBM Rp 600 Ribu Tak Akan Cukupi Kebutuhan Hidup

Para pengemudi ojol tetap menolak kenaikan harga BBM jenis Pertalite dan Solar meskipun ada bantuan langsung tunai atau BLT BBM yang disiapkan pemerintah sebagai bentuk pengalihan subsidi BBM.

Advertising
Advertising

“BLT BBM yang hanya Rp 600 ribu tidak akan mencukupi kebutuhan hidup karena hanya 4 bulan,” ujar Ketua Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) Lily Pujiati lewat keterangan tertulis pada Selasa, 13 September 2022.

SPAI bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) kembali melakukan aksi demostrasi tolak kenaikan BBM di depan Istana Negara hari ini.

Simak lebih lanjut tentang pengemudi ojoldi sini.

<!--more-->

2. Golongan 450 VA Dihapus dan Daya Listrik Rumah Orang Miskin Naik jadi 900 VA, Respons Menteri ESDM?

Ketua Badan Anggaran atau Banggar DPR Said Abdullah membeberkan latar belakang kesepakatan antara pemerintah dan anggota parlemen untuk menghapus daya listrik 450 volt ampere (VA) untuk rumah tangga. Daya listrik bersubsidi 450 VA yang biasanya untuk orang miskin akan dinaikkan menjadi 900 VA.

Sebelumnya, isu penghapusan daya listrik 450 VA bergulir dalam rapat Banggar DPR dengan Kementerian Keuangan. Dalam rapat yang berlangsung pada Senin, 12 September 2022, dibahas tentang pembahasan asumsi dasar Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) Tahun Anggaran 2023.

Rapat tersebut berlangsung pada Senin, 12 September 2022, dari pukul 10.00 WIB hingga menjelang petang. Di dalam rapat tersebut dibahas banyak poin dan terdapat jeda istirahat.

Simak lebih lanjut tentang daya listrik di sini.

3. Telusuri Latar Belakang Bjorka, BSSN: Bukan Kayak Mencari Secara Fisik

Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Hinsa Siburian menyatakan pihaknya kini sedang menelusuri latar belakang hacker dengan akun bernama Bjorka yang mengklaim telah meretas data pribadi sejumlah pejabat negara hingga beberapa situs pemerintah.

Untuk menelusurinya, kata Hinsa, BSSN mengambil sejumlah langkah dan sifatnya terus berkembang. Sebab, serangan yang dilakukan peretas dilancarkan di ruang siber. “Sedang kita telusuri. Bukan kayak mencari secara fisik," ujarnya, di Kantor BSSN, Depok, Jawa Barat, Selasa, 13 September 2022.

Ia menjelaskan, BSSN juga berkoordinasi dengan Bareskrim Polri untuk menelisik forensik digital untuk menelusuri latar belakang Bjorka tersebut. “Kita bersama-sama dengan aparat terkait, khususnya Bareskrim kita juga berkoordinasi."

Simak lebih lanjut tentang Bjorka di sini.

<!--more-->

4. Bertemu Bos Nike, Zulkifli Hasan: Kalau Bisa Bangun Pabrik di Lampung, Kampung Saya

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan ikut melepas ekspor 6.700 pasang sepatu bermerk Nike buatan PT Pratama Abadi Industri di Serpong, Tangerang Selatan. Dalam kesempatan tersebut, ia mengungkapkan keinginannya agar pabrik Nike juga dibangun di Lampung.

"Di Jawa semua? Di Sumatera belum ada? Kalau bisa buka di Lampung karena itu kampung saya," ujar Zulhas--sapaannya di hadapan Managing Director Nike Indonesia, Joseph Warren di pabrik PT Pratama Abadi Industri, Serpong, Tangerang Selatan, Selasa, 13 September 2022.

Ia meminta secara khusus agar setidaknya ada satu pabrik di Pulau Sumatera. Zulhas pun mengungkapkan upah buruh di Pulau Sumatera lebih murah dibandingkan di Pulau Jawa. Terlebih di Lampung, kata dia, aksesnya mudah karena paling dekat dengan Pulau Jawa. Selain itu, penduduknya juga padat yaitu sebanyak 10 juta orang.

Simak lebih lanjut tentang Zulkifli Hasan di sini.

5. Daftar 10 Orang Terkaya di Indonesia 2022, Bos Djarum Masih yang Pertama?

Forbes Real Time Billionaire memperbarui daftar 10 besar orang terkaya di Indonesia setiap tahunnya. Urutan tersebut ditentukan berdasarkan jumlah keseluruhan kekayaan yang tersebar pada sejumlah kepemilikan aset.

Mulai dari harta dengan nama pribadi sampai perusahaan publik masing-masing individu tersebut. Nah, siapa saja orang terkaya di Indonesia 2022 ini?

Daftar orang terkaya di Indonesia versi Forbes di peringkat teratas masih diisi oleh pengusaha Djarum Group, Budi Hartono dan Michael Hartono. Total kekayaan mereka mencapai 300 triliun rupiah.

Simak lebih lanjut tentang orang terkaya di sini.

Berita terkait

Hari Buruh, SPAI Desak Pemerintah Hapus Hubungan Kemitraan antara Pengemudi Ojol dengan Aplikator

2 hari lalu

Hari Buruh, SPAI Desak Pemerintah Hapus Hubungan Kemitraan antara Pengemudi Ojol dengan Aplikator

SPAI kembali mendesak pemerintah untuk menghapus hubungan kemitraan antara pengemudi ojol dan kurir dengan aplikator.

Baca Selengkapnya

Mendag Zulkifli Hasan Kembalikan Aturan Impor Bahan Baku Industri ke Aturan Lama, Ini Alasannya

2 hari lalu

Mendag Zulkifli Hasan Kembalikan Aturan Impor Bahan Baku Industri ke Aturan Lama, Ini Alasannya

Mendag Zulkifli Hasan kembalikan aturan impor bahan baku industri. Apa alasannya? Begini bunyi Permendag 25/2022.

Baca Selengkapnya

Terpopuler: Zulhas Revisi Permendag Barang Bawaan Impor, Teten Evaluasi Pernyataan Pejabatnya soal Warung Madura

2 hari lalu

Terpopuler: Zulhas Revisi Permendag Barang Bawaan Impor, Teten Evaluasi Pernyataan Pejabatnya soal Warung Madura

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan atau Zulhas merevisi lagi peraturan tentang barang bawaan impor penumpang warga Indonesia dari luar negeri.

Baca Selengkapnya

Zulhas Revisi Permendag Pembatasan Barang Bawaan Impor, Angin Segar bagi Pelaku Bisnis Jastip?

3 hari lalu

Zulhas Revisi Permendag Pembatasan Barang Bawaan Impor, Angin Segar bagi Pelaku Bisnis Jastip?

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan merevisi lagi peraturan tentang barang bawaan impor penumpang, tidak ada lagi pembatasan barang.

Baca Selengkapnya

Harga Pangan Diklaim Normal, Zulhas: Kalau Terlalu Murah Petaninya Bangkrut

3 hari lalu

Harga Pangan Diklaim Normal, Zulhas: Kalau Terlalu Murah Petaninya Bangkrut

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengklaim sejumlah harga pangan telah berangsur normal. Yang mahal tinggal gula pasir.

Baca Selengkapnya

Mendag Zulkifli Hasan Tepis Larangan Warung Madura Buka 24 Jam

3 hari lalu

Mendag Zulkifli Hasan Tepis Larangan Warung Madura Buka 24 Jam

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menepis isu pelarangan operasional warung madura selama 24 jam.

Baca Selengkapnya

Kala Jokowi dan Gibran Disebut sebagai Bagian dari Keluarga Besar Golkar dan PAN

4 hari lalu

Kala Jokowi dan Gibran Disebut sebagai Bagian dari Keluarga Besar Golkar dan PAN

Ini alasan Partai Golkar dan PAN menyebut Jokowi dan Gibran sebagai bagian dari keluarga besar partainya.

Baca Selengkapnya

PAN Mau Terima Jokowi dan Gibran Setelah Dipecat PDIP

4 hari lalu

PAN Mau Terima Jokowi dan Gibran Setelah Dipecat PDIP

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan sebelumnya mengaku dirinya sudah berulang kali menyampaikan bahwa PAN membuka pintu untuk Jokowi dan Gibran.

Baca Selengkapnya

Kisah Besi Beton 'Banci' Produksi Investor Asal Cina yang Disidak Zulhas

5 hari lalu

Kisah Besi Beton 'Banci' Produksi Investor Asal Cina yang Disidak Zulhas

Mendag Zulkifli Hasan menginspeksi mendadak sebuah pabrik baja milik investor Cina yang meproduksi baja ilegal tidak sesuai SNI.

Baca Selengkapnya

Zulhas Ungkap Asal Mula Ditemukannya Baja Ilegal Produksi Pabrik Milik Cina

5 hari lalu

Zulhas Ungkap Asal Mula Ditemukannya Baja Ilegal Produksi Pabrik Milik Cina

Sebuah pabrik baja Cina, PT Hwa Hok Steel, terungkap memproduksi baja tulangan beton tidak sesuai SNI sehingga produk mereka dinyatakan ilegal.

Baca Selengkapnya