Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

SwissInnovation Challenge Asia Jaring 25 Finalis Indonesia

image-gnews
Ilustrasi - Kupindroid (Kunci Pintar Aplikasi Android). SUMBER FOTO : SHUTTERSTOCK (KOMUNIKA ONLINE)
Ilustrasi - Kupindroid (Kunci Pintar Aplikasi Android). SUMBER FOTO : SHUTTERSTOCK (KOMUNIKA ONLINE)
Iklan

TEMPO.CO, Bandung - Ajang SwissInnovation Challenge Asia menjaring 25 tim finalis Indonesia. Pemenang kompetisi proyek inovasi produk, bisnis, organisasi, atau manajemen itu akan diumumkan Jumat malam, 22 September 2017 di Bandung. Kampiun dari Indonesia akan diundang ke Swiss untuk bertarung dengan juara dari Malaysia, Vietnam, dan Thailand, sebelum melawan tim juara dari tuan rumah Swiss.

Ketua Panitia SwissInnovation Challenge Asia - Indonesia 2017, Leo Aldianto mengatakan, 25 finalis merupakan hasil penyaringan dari total 119 peserta yang mengajukan proposal inovasi. Para finalis itu antara lain, tim Alive!, ButuhDekat, ConViews, Cozora.com, Crick Bar, Egowis Ice Cream, Encomotion, Eragano, Goods Do Goods, IDEedu.com Online Course, Kwila, Latis Edukasi, dan Legovolution.

Tim ButuhDekat misalnya, menawarkan aplikasi online untuk transaksi kebutuhan barang keseharian. Inovasi mereka membantu calon pembeli untuk menemukan toko terdekat. Sementara Cozora.com membuat layanan kelas online atau jarak jauh dengan pengajar ahli. Misinya membuka akses belajar bagi siapa pun.

Tim Egowis Ice Cream mengusung es krim unik untuk kesehatan tubuh. Mereka meracik bahan dari air eceng gondok, kedelai, wijen, secang, dan lainnya yang terbukti menyehatkan dari hasil uji laboratorium. Sedangkan tim Encomotion membuat sistem pertanian cerdas dengan sistem irigasi otomatis dan pemantauannya bisa dilakukan jarak jauh dengan aplikasi bergerak. Sistemnya bisa digunakan untuk memantau dan mengendalikan kondisi lingkungan budidaya di dalam rumah kaca.

Menurut Leo, inovasi yang lolos mulai dari ide atau konsep hingga terapan atau sudah dilakukan. Kelebihan para tim peserta yang lolos yaitu umumnya telah berupaya menawarkan solusi masalah ke masyarakat luas. Kekurangannya secara umum berdasarkan hasil rapat dewan juri, belum ada inovasi yang besar secara teknologi. “Bisnis model dan impak ke sosial cukup banyak, tapi masih termasuk low technology,” kata Leo sebelum pengumuman pemenang, Jumat, 22 September 2017.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dewan juri terdiri dari sembilan orang yang berlatar akademisi dan praktisi di bidang teknologi serta inovasi, yaitu Akhmad Lukita, Anton Adibroto, Hora Tjitra, Jann Hidayat, Ken Ratri Iswari, Melia Famiola, Nadya Saib, dan juri asal Swiss yakni Rolf-Dieter Reineke, dan Ueli Zehnder.

Kampiun lomba akan memperoleh hadiah uang US$ 15 ribu atau setara Rp 199 ratus juta, juara kedua US$ 5 ribu (Rp 66 juta) , dan pemenang ketiga US$ 3 ribu (Rp 39 juta).



ANWAR SISWADI

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Inovasi ID FOOD Raih Penghargaan Digital Technology Award 2024

2 hari lalu

Inovasi ID FOOD berhasil meraih Five Star Gold pada Digital Technology & Innovation Awards 2024 kategori The Best ICT Business Strategy dan The Best Women Digital Leader of The Year. (ID FOOD)
Inovasi ID FOOD Raih Penghargaan Digital Technology Award 2024

Sejumlah inovasi ID FOOD mendapat apresiasi dari pelaku teknologi informasi di Tanah Air karena efektif mendukung aktivitas bisnis pangan.


Kemendikbudristek dan Australia Kerja Sama Luncurkan Program INOVASI Fase Ketiga

35 hari lalu

Peluncuran program INOVASI (Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia) fase ketiga, pada 21Maret 2024 di Jakarta. Ini merupakan kemitraan pendidikan antara Pemerintah Australia dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Sumber: dokumen Kedutaan Besar Australia di Jakarta
Kemendikbudristek dan Australia Kerja Sama Luncurkan Program INOVASI Fase Ketiga

Program INOVASI fase ketiga merupakan kemitraan bidang pendidikan antara kedua negara untuk meningkatkan pembelajaran dan keterampilan murid SD.


Bamsoet Apresiasi Mesin Pemilah Sampah Karya Komib

39 hari lalu

Bamsoet Apresiasi Mesin Pemilah Sampah Karya Komib

Bamsoet apresiasi inovasi mesin pemilah sampah oleh komunitas Karya Pelajar Mengabdi Bangsa Indonesia


Kominfo dan Microsoft Indonesia Kerja Sama untuk Tingkatkan Transformasi Digital

41 hari lalu

Menkominfo Budi Arie Setiadi bertemu dengan Diaspora Indonesia yang berada di Barcelona, Spanyol, Selasa (27/02/2024). Pertemuan tersebut merupakan salah satu kegiatan dalam Lawatan Menkominfo di Spanyol. - (PeyHS)
Kominfo dan Microsoft Indonesia Kerja Sama untuk Tingkatkan Transformasi Digital

Kementerian Kominfo dan PT Microsoft Indonesia bekerja sama untuk transformasi digital.


Mahasiswa ITS Ciptakan Inovasi Pasir Kotoran Kucing Ramah Lingkungan

52 hari lalu

Inovasi Facocat, pasir kucing ramah lingkungan berbahan dasar fly ash dan arang aktif besutan tim mahasiswa ITS. Dok. Humas ITS
Mahasiswa ITS Ciptakan Inovasi Pasir Kotoran Kucing Ramah Lingkungan

Mahasiswa ITS mengembangkan Facocat, pasir kotoran kucing ramah lingkungan berbahan dasar fly ash dan arang aktif dari sabut kelapa.


Sudah Dipakai di Fiji, Alat Pemantau Air Laut Buatan Unpad Raih Penghargaan Inovasi

57 hari lalu

Alat pemantau kondisi air laut Arhea saat diuji di perairan sekitar Pulau Pramuka. (Dok.Tim Riset Unpad)
Sudah Dipakai di Fiji, Alat Pemantau Air Laut Buatan Unpad Raih Penghargaan Inovasi

Karya inovasi tim dosen Universitas Padjadjaran (Unpad), Jatinangor, itu telah dipakai di negara kepulauan Fiji.


Si-Cuhal, Inovasi Peneliti UI untuk Pantau Curah Hujan

59 hari lalu

Peralatan Si-Cuhal yang merupakan platform yang menyediakan data curah hujan, suhu, dan kelembapan udara di suatu wilayah yang dikumpulkan dalam cloud server. Dok. Humas UI
Si-Cuhal, Inovasi Peneliti UI untuk Pantau Curah Hujan

Inovasi Si-Cuhal dari peneliti UI ini dibangun berlandaskan teknik pertanian presisi.


Telkomsel dan Huawei Jalin Kerja Sama Home Broadband and 5G Innovation

26 Februari 2024

Bertepatan dengan pelaksanaan Mobile World Congress (MWC) 2024 Barcelona, Senin, 26 Februari 2024, Telkomsel dan Huawei menandatangani dua Strategic Partnership Agreement (SPA) yang berfokus pada Home Broadband and 5G Innovation untuk mengeksplorasi pemanfaatan teknologi terkini, serta Talent Development untuk peningkatan kapabilitas keberlanjutan yang mengedepankan prinsip ESG. Kolaborasi antara kedua belah pihak dalam kedua SPA tersebut diharapkan dapat menghadirkan konektivitas, solusi, dan layanan inovatif yang membuka lebih banyak peluang bagi setiap individu, rumah, dan bisnis di Indonesia.
Telkomsel dan Huawei Jalin Kerja Sama Home Broadband and 5G Innovation

Telkomsel dan Huawei menandatangani dua Strategic Partnership Agreement (SPA) di MWC 2024 Barcelona, fokusnya adalah pada Home Broadband and 5G Innovation serta Talent Development.


Di Kegiatan KKN, Mahasiswa Undip Ini Atasi Masalah Kelompok Wanita Tani Pakai Sistem Petis

14 Februari 2024

Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Diponegoro berhasil menciptakan sistem
Di Kegiatan KKN, Mahasiswa Undip Ini Atasi Masalah Kelompok Wanita Tani Pakai Sistem Petis

Ketua KWT Desa Ponoware, Sarmi, menyatakan bangga terhadap inovasi yang dibuat oleh Tim I KKN Undip ini.


Inovasi Kanker Serviks Besutan Peneliti Unair Dikenalkan di Jepang

30 Januari 2024

Tekan Angka Penderita Kanker Serviks, Petugas Lakukan Pemeriksaan IVA
Inovasi Kanker Serviks Besutan Peneliti Unair Dikenalkan di Jepang

Peneliti Unair membawa hasil inovasi terapi kanker serviks ke hadapan para peneliti global yang berkumpul di Jepang.