Menteri Amran Sebutkan Cara Cegah Musim Panceklik  

Reporter

Editor

Petani membajak sawahnya yang mengalami kekeringan di Persawahan Samata Gowa, Sulawesi Selatan, 12 September 2017. Sebagian besar petani di daerah tersebut terpaksa menjadikan sawahnya menjadi kebun sayur akibat rendahnya curah hujan dalam beberapa bulan terakhir serta minimnya irigasi di daerah tersebut. ANTARA FOTO

TEMPO.COJakarta - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjamin tahun ini Indonesia, memasuki November sampai Januari 2018, tidak mengalami musim paceklik ataupun musim kekurangan bahan makanan. Untuk mencegah musim paceklik di Indonesia, petani harus menambah luas tanam hingga 1 juta hektare. Jika hanya mencapai 500 ribu hektare, musim paceklik sudah tentu akan terjadi.

"Setelah kami evaluasi, rata-rata satu juta tanam, dari yang dulu hanya 500 ribu hektare. Jadi kami yakin tiga bulan ke depan aman-aman saja. Tidak ada paceklik," kata Amran di kantor Kementerian Pertanian, Jumat, 15 September 2017.

Bahan: Musim Paceklik, Nelayan Kupang Alih Profesi

Amran menegaskan Kementerian Pertanian sudah mengevaluasi bahwa luas tanam, terutama pada masa tanam kritis Juli-Agustus-September. Hasil evaluasi menyebutkan pada saat itu luas tanam sudah mencapai 1 juta hektare sehingga diyakini stok pangan aman dan tidak terjadi paceklik. Ia pun yakin Indonesia bisa melewati akhir tahun tanpa paceklik sama seperti yang terjadi pada 2016.

Amran mengimbau semua sektor pertanian berorientasi pada masa kritis untuk menanam tanaman pangan yang hanya tersisa hingga dua pekan mendatang hingga akhir September. Langkah itu diambil sebagai strategi menyiasati paceklik.

Selain itu, Amran optimistis kekeringan di sebagian wilayah Jawa Barat dapat teratasi dengan berfungsinya Waduk Jatigede. Ia meyakini persiapan menyiasati kekeringan selama tiga tahun dapat berkurang melalui irigasi, penyediaan embung, dan normalisasi waduk.

Berdasarkan laporan Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) periode Januari-Agustus 2017, luas kekeringan tahun 2017 sebanyak 56.334 hektare dan puso 18.516 hektare.

Sebelumnya Perum Bulog menyatakan bakal terus memantau kekeringan dan serangan hama di daerah lumbung padi. Bulog berharap masalah itu tak sampai mengganggu pasokan beras nasional. 

Perusahaan negara penyangga bahan pokok itu terus berupaya menyerap beras, antara lain dari petani, dan saat ini telah terkumpul 1,8 juta ton beras. "Beberapa daerah masih panen, rata-rata serapan harian Bulog 10 ribu ton," kata Direktur Pengadaan Bulog Tri Wahyudi, Kamis lalu. Sejauh ini Bulog belum berencana melakukan impor. 

Direktur Utama Bulog Djarot Kusumayakti menjelaskan, jaringan Bulog di seluruh Indonesia berusaha mempertahankan kuantitas serapan. "Awal tahun nanti stok pengamanan akan kami tingkatkan 4 persen," tuturnya. Dengan begitu, musim panceklik diyakini bisa dicegah.

ANTARA | GHOIDA RAHMAH






Menagih Janji Kementerian Pertanian

1 jam lalu

Menagih Janji Kementerian Pertanian

Kementerian Pertanian memberi janji data anyar yang menyatakan penggilingan bisa memasok 610 ribu ton beras.


Kementan Klaim Berhasil Penuhi Permintaan Pasokan Beras, Tak Jadi lmpor?

11 jam lalu

Kementan Klaim Berhasil Penuhi Permintaan Pasokan Beras, Tak Jadi lmpor?

Sebelumnya, Bulog mengatakan stok domestik tipis dan tak dapat memenuhi target penyediaan cadangan beras.


Kementan Pastikan Penuhi Permintaan Beras untuk Gudang Bulog

16 jam lalu

Kementan Pastikan Penuhi Permintaan Beras untuk Gudang Bulog

Kementan pastikan stok beras ada di berbagai daerah. Tidak perlu melakukan impor.


Waswas Cadangan Beras

1 hari lalu

Waswas Cadangan Beras

Perdebatan soal rencana impor beras masih terjadi untuk memnuhi cadangan beras Bulog.


Kementan Gelar Penghargaan Inseminasi Buatan dan Transfer Embrio Ternak

4 hari lalu

Kementan Gelar Penghargaan Inseminasi Buatan dan Transfer Embrio Ternak

Inseminasi Buatan dan Transfer Embrio Ternak berhasil meningkatkan rata-rata populasi ternak di Indonesia sebesar 8 persen per tahun.


Bulog Siap-siap Impor Beras, Buwas: Semua Menteri Sudah Memberi Keputusan

7 hari lalu

Bulog Siap-siap Impor Beras, Buwas: Semua Menteri Sudah Memberi Keputusan

Impor beras itu untuk kebutuhan cadangan kejadian luar biasa, seperti bantuan sosial dan penanganan bencana.


Indonesia Deklarasi 5 Langkah Konkret Kendalikan Resistensi Antimikroba

8 hari lalu

Indonesia Deklarasi 5 Langkah Konkret Kendalikan Resistensi Antimikroba

Resistensi antimikroba berdampak pada kesehatan hewan dan dapat menyebar melalui rantai makanan.


Ditjen Perkebunan Rilis Corporate Identity Baru

9 hari lalu

Ditjen Perkebunan Rilis Corporate Identity Baru

Lambang baru diharapkan mampu mentransformasi nilai kerja bioindustri perkebunan.


Bali Sudah Mitigasi PMK dan Rabies demi Kesuksesan KTT G20

15 hari lalu

Bali Sudah Mitigasi PMK dan Rabies demi Kesuksesan KTT G20

Dinas Peternakan dan Tanaman Pangan Provinsi Bali telah menyiapkan tim siaga rabies di tiap kabupaten.


Samakan Persepsi, Kementan Susun AWPB 2023

19 hari lalu

Samakan Persepsi, Kementan Susun AWPB 2023

Satu persepsi memungkinkan rencana kerja lebih maksimal.