OJK Akan Keluarkan Edaran untuk Perusahaan Teknologi Finansial  

Reporter

Editor

Konferensi pers pengumuman kesepakatan pembagian tugas hasil Rapat Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan perdana, dipimpin oleh Ketua OJK periode 2017-2022 Wimboh Santoso, di Menara Radius Prawira, Kompleks Bank Indonesia Thamrin, Jakarta, 20 Juli 2017. Tempo/Ghoida Rahmah

TEMPO.COJakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan mengeluarkan surat edaran untuk perusahaan penyedia jasa finansial berbasis digital (teknologi finansial/ tekfin).

Surat edaran tersebut bakal mengatur tata cara pendaftaran perizinan, kegiatan pinjam-meminjam, dan pengawasan terhadap perusahaan tekfin.

"Segera mungkin dikeluarkan," kata Direktur Pengaturan Perizinan dan Pengawasan Financial Technology Otoritas Jasa Keuangan Hendrikus Passagi di Jakarta, Jumat, 15 September 2017.

Sebelum surat edaran dikeluarkan, OJK akan berdiskusi terlebih dahulu dengan para pelaku usaha tekfin.

"Kalau ditanya seberapa cepat, jawabannya adalah seberapa cepat kawan-kawan pelaku usaha bisa merespons pertanyaan atau permintaan diskusi kami secara efektif," kata Hendrikus.

Menurut Hendrikus, saat ini sudah ada 22 perusahaan tekfin yang terdaftar di OJK. Dari 22 perusahaan tersebut, delapan perusahaan sudah melaporkan nilai transaksinya.

Akumulasi delapan perusahaan itu mencapai Rp 1 triliun, dengan jumlah peminjam sekitar 200 ribu orang yang terkonsentrasi di Jawa.

ROSSENO AJI NUGROHO






Lima Kiat Siapkan Keuangan di Masa Sulit

1 hari lalu

Lima Kiat Siapkan Keuangan di Masa Sulit

Kondisi sulit tidak bisa diduga. Mempersiapkan keuangan dapat mengurangi dampak buruknya.


Volodymyr Zelensky Dikritik soal Amandemen Pengawasan Keuangan

4 hari lalu

Volodymyr Zelensky Dikritik soal Amandemen Pengawasan Keuangan

Volodymyr Zelensky dianggap memupuskan harapan Ukraina gabung Uni Eropa setelah menanda-tangani amandemen pengurangan pengawasan keuangan.


Jangan Nikahi Laki-laki dengan 10 Ciri Berikut

12 hari lalu

Jangan Nikahi Laki-laki dengan 10 Ciri Berikut

Bagi perempuan, sangat dianjurkan untuk memilih laki-laki yang tepat sebagai pasangan hidup. Lebih baik hindari laki-laki dengan ciri berikut ini.


Hari Ayah Nasional Ini 3 Kiat Agar Ayah Kompak Mengelola Keuangan Bersama Ibu

15 hari lalu

Hari Ayah Nasional Ini 3 Kiat Agar Ayah Kompak Mengelola Keuangan Bersama Ibu

Hari Ayah Nasional saatnya membangun praktik pengelolaan keuangan keluarga yang bersinergi dan suportif


Rilis Layanan Informasi Debitur Idebku, OJK Belajar dari Pandemi Covid-19

18 hari lalu

Rilis Layanan Informasi Debitur Idebku, OJK Belajar dari Pandemi Covid-19

Selama-pandemi, penggunaan teknologi informasi terutama Internet meningkat drastis. Sehingga, OJK merasa harus menyesuaikan diri.


Menteri Keuangan Era Habibie, Bambang Subianto Meninggal Dunia di RS Pondok Indah Jakarta

22 hari lalu

Menteri Keuangan Era Habibie, Bambang Subianto Meninggal Dunia di RS Pondok Indah Jakarta

Menteri Keuangan Era Presiden Baharuddin Jusuf Habibie, Bambang Subianto meninggal dunia hari ini.


OJK Catat Penghimpunan Premi Asuransi Jiwa Mencapai Rp 14,6 Triliun pada September

23 hari lalu

OJK Catat Penghimpunan Premi Asuransi Jiwa Mencapai Rp 14,6 Triliun pada September

OJK melihat penghimpunan premi sektor asuransi pada September 2022 relatif stabil ketimbang bulan sebelumnya.


OJK Terima 11.802 Aduan hingga Akhir Oktober, Masalah Restrukturisasi Kredit Mendominasi

23 hari lalu

OJK Terima 11.802 Aduan hingga Akhir Oktober, Masalah Restrukturisasi Kredit Mendominasi

OJK mengklaim hingga 28 Oktober 2022, tingkat penyelesaian aduan mencapai 88 persen.


Rektor UGM Ova Emilia Melantik 9 Pejabat Struktural Universitas Gadjah Mada

24 hari lalu

Rektor UGM Ova Emilia Melantik 9 Pejabat Struktural Universitas Gadjah Mada

Rektor UGM Ova Emilia melantik 9 pejabat struktural Universitas Gadjah Mada antara lain Sekretaris Direktorat dan Manajer Utama UGM Residence.


Kiat Kelola Keuangan di Masa Resesi Ekonomi

24 hari lalu

Kiat Kelola Keuangan di Masa Resesi Ekonomi

Apa saja yang dapat dilakukan untuk menjadi masyarakat cerdas dalam menghadapi ancaman resesi ekonomi? Berikut lima hal yang dapat dilakukan.