Awal 2018 Kereta Bandara Soekarno-Hatta Beroperasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Skytrain atau automated people mover system (APMS) diperkenalkan di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, 29 Mei 2017. Kereta tanpa awak tersebut menurut rencana akan diuji coba mengangkut penumpang pada pertengahan Juni antara terminal 2 dan terminal 3. Tempo/JONIANSYAH HARDJONO

    Skytrain atau automated people mover system (APMS) diperkenalkan di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, 29 Mei 2017. Kereta tanpa awak tersebut menurut rencana akan diuji coba mengangkut penumpang pada pertengahan Juni antara terminal 2 dan terminal 3. Tempo/JONIANSYAH HARDJONO

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Suprapto mengatakan kereta Bandara Soekarno Hatta akan beroperasi pada awal 2018.

    "Saat ini kami mengejar target pembangunan infrastuktur yang harus rampung pada Desember 2017, sehingga di 2018 awal sudah bisa beroperasi,” kata Suprapto, Rabu 26 Juli 2017.

    Simak: Operasional Kereta Bandara Soekarno-Hatta Mundur dari Target

    Suprapto mengatakan saat ini beberapa kontraktor yang terlibat proyek skytrain diminta untuk bekerja lebih ekstra demi percepatan penyelesaian proyek tersebut. Progres fisik yang dilakukan saat ini adalah pengadaan wesel sebanyak 18 unit, rel tipe 54 sebanyak 2,5 juta ton, dan bantalan rel sebanyak 39.607 unit. Yang juga masih dikerjakan yakni pembangunan jembatan, stasiun baru antara lain Stasiun Sudirman baru dan stasiun di Bandara Soekarno Hatta, serta revitalisasi stasiun Duri dan Batu Ceper.

    Ia menambahkan, pemasangan perangkat radio digital, Sistem gardu listrik aliran atas, pengadaan dan pemasangan jaringan listrik aliran atas, infrastruktur telekomunikasi, dan infrastruktur persinyalan juga masih dalam proses.

    Suprapto juga mengatakan bahwa nantinya rute kereta bandara terdiri dari dua jalur, pertama yakni Stasiun Manggarai – Sudirman Baru - Duri – Batuceper – Bandara Soetta. Jalur kedua, Stasiun Jakartakota – Kampung Bandan – Duri – Batuceper – Bandara Soetta.

    Total jalur KA Bandara sepanjang 36,3 km dan rute jalur yang baru sepanjang 12,1 KM dari Batuceper ke Bandara Soetta. Terkait pembebasan lahan untuk pembangunan proyek tersebut, menurut dia, sudah mencapai seratus persen.

    "Stasiun Sudirman baru nantinya akan menjadi fokus utama kita, karena Stasiun Sudirman Baru merupakan poin bertemunya antarmoda antara lain Commuterline Jabodetabek, TransJakarta, maupun LRT," tambah Suprapto.

    Sementara untuk titik awal keberangkatan dipusatkan di Stasiun Manggarai yang saat ini sedang dibangun proyek DDT (Double-Double Track) agar tidak mengganggu lalu lintas kereta dalam kota. 

    Kereta bandara ini telah disiapkan dalam grafik perjalanan kereta api 2017 sebanyak 80 perjalanan kereta api dan mampu mengangkut hingga 3.500 penumpang setiap harinya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.