Sepekan Jelang Lebaran, Pemudik di Brexit: Alhamdulillah Lancar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana Tol Bawen-Salatiga terlihat dari Tuntang, Semarang, Jawa Tengah, 28 Mei 2017. Pemudik tahun ini bisa menggunakan jalan tol sepanjang 110 kilometer dari Brebes Timur hingga Gringsing. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Suasana Tol Bawen-Salatiga terlihat dari Tuntang, Semarang, Jawa Tengah, 28 Mei 2017. Pemudik tahun ini bisa menggunakan jalan tol sepanjang 110 kilometer dari Brebes Timur hingga Gringsing. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Brebes - Arus mudik sudah mulai terlihat sepekan menjelang hari raya Lebaran. Salah satu tandanya terlihat dari kepadatan dari ribuan kendaraan di pintu keluar Brebes Timur atau Brexit hari ini.

    Kepala Unit Patroli Satuan Lalu Lintas Polres Brebes, Inspektur Satu Soroto, menyebutkan volume kendaraan di ruas jalan tersebut meningkat cukup drastis dibanding pada hari sebelumnya. “Meningkat 10 persen,” katanya, Ahad, 18 Juni 2017.  

    Sementara dari pantauan Tempo, kepadatan arus lalu lintas sudah terjadi sejak Ahad pagi. Kendaraan yang melintas dari arah barat didominasi oleh mobil pribadi dan bus.

    Seluruh kendaraan dari tol diarahkan ke pintu tol Brebes Timur. Adapun pintu tol Kaligangsa yang menuju Brebes-Batang masih belum dibuka. “Ada tujuh gardu darurat untuk keluar, termasuk gardu satelit,” ujar  Soroto.

    Kendati begitu, para pemudik mengaku tak menemui kendala selama dalam perjalanan dari Ibu Kota menuju Brebes. Salah seorang pemudik, Masduki, mengaku sejak berangkat dari Bogor, Jawa Barat, dia hanya mengalami antrean di Pintu Keluar Tol Brebes Timur.

    “Alhamdulillah, Lancar saja. Di pintu tol Cikarang Utama juga lancar,” kata Masduki. Pemudik lainnya, Safiudin, 50 tahun, juga mengaku tak mengalami kendala kemacetan selama perjalanan. Untuk perjalanan dari Cibitung, Bekasi sampai Brebes hanya menghabiskan waktu lima jam.

    Safiudin berangkat sekitar pukul 05.30 dan tiba di Brebes pukul 10.00. Dengan tujuan akhir Madura, Jawa Timur, ia menyebutkan salah satu alasan mudik lebih awal agar terhindar dari kemacetan.

    Sebelumnya, Kepala Bagian Operasional Korlantas Polri Komisaris Besar Benyamin, memperkirakan arus lalu lintas mudik Lebaran pada tahun ini lebih lancar dan bisa ditangani lebih baik daripada tahun lalu. Ia yakin peristiwa di luar dugaan di Brexit tidak akan terjadi lagi.

    "Kami sudah sangat siap, bukan berarti lengah. Setiap minggu rapat dengan Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, dan Kemenko Kemaritiman," ujar Benyamin, akhir Mei lalu.

    Benyamin menjelaskan, berbeda dengan kondisi pintu keluar Brebes timur pada 2016, kali ini ada tambahan 10 pintu keluar dari Brebes timur hingga Weleri, Kendal. Bahkan, Kementerian PU berani menjamin pintu keluar tol hingga Ngaliyan, Semarang. "Jadi ada tambahan hingga 39 kilometer, atau sepanjang 160 km dari Brebes ke Semarang. Ini sangat berarti untuk mengurangi kemacetan."

    Nantinya, kata Benyamin, di pintu keluar Brebes timur sudah terbagi yakni kendaraan yang menuju Purwokerto, Purworejo, dan kota di bagian tengah keluar dari Brexit. Adapun kendaraan dengan tujuan Pekalongan, Tegal, Semarang, dan seterusnya baru keluar di pintu selanjutnya.

    MUHAMMAD IRSYAM FAIZ | BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.