Kemenkes Kerahkan Ambulans Roda 2 Kawal Mudik Lebaran

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pedagang menjajakan dagangannya kepada pemudik yang terjebak macet di tol Cipali, Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, 11 Juli 2015. Meski telah dilarang, Sejumlah pedagang tetap berjualan di ruas tol. ANTARA/Dedhez Anggara

    Pedagang menjajakan dagangannya kepada pemudik yang terjebak macet di tol Cipali, Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, 11 Juli 2015. Meski telah dilarang, Sejumlah pedagang tetap berjualan di ruas tol. ANTARA/Dedhez Anggara

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah ambulans roda dua akan disiagakan di pos-pos pelayanan kesehatan yang tersebar sepanjang jalur mudik Lebaran 2017.

    "Itu akan ada di pos bersama sepanjang jalan tol juga di rumah sakit dan puskesmas untuk jalur alteri," kata Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan dr. Bambang Wibowo di Kantor Kementerian Kesehatan, Kuningan Jakarta Selatan, Rabu, 14 Juni 2017.

    Pelayanan ambulans roda dua saat mudik Lebaran 2017 ini dipilih untuk berjaga-jaga agar apabila kepadatan yang terjadi pada tahun lalu berulang kembali, petugas kesehatan tetap dapat menembus lautan kendaraan itu.

    Baca: Mudik di Jalur Brexit, Brebes Siapkan 46 Sepeda Motor Ambulans

    "Permasalahan tahun lalu kan, pos dan armadanya itu sebenarnya sudah ada, namun untuk akses untuk menjangkau titik-titik itu yang tidak ada," dia berujar.

    Ambulans roda dua ini sebenarnya adalah kendaraan roda dua yang dimodifikasi dengan menambahkan kotak peralatan di belakang yang berfungsi untuk menyimpan obat-obatan maupun peralatan yang dibutuhkan untuk melakukan pertolongan.

    Sehingga secara fungsi ambulans roda dua ini hanya dapat dipergunakan oleh petugas kesehatan untuk memberikan pertolongan pertama saja, bukan untuk mengangkut korban. "Tidak bisa untuk evakuasi, kecuali korban masih bisa membonceng," dia menambahkan.

    Simak: Mudik Lebaran 2017, Menteri Basuki Siapkan Parking Bay

    Untuk melakukan evakuasi, di pos-pos yang sama juga akan bersiaga ambulans-ambulans roda empat, namun Bambang khawatir akses bahu jalan kembali tertutup.

    "Ini memang bukan wewenang saya, tapi seharusnya bahu jalan itu bersih sehingga ambulans bisa mengakses titik yang memerlukan bantuan," ujar dia.

    Para pemudik dapat mengakses layanan bantuan itu melalui nomor 119 yang akan terhubung dengan Public Safety Center yang tersebar di jalur mudik. Lantas, PSC akan mengirimkan armada bantuan dari pos terdekat dari lokasi pemohon.

    Tidak hanya bantuan ambulans, melalui layanan itu para pemudik juga dapat memperoleh panduan kesehatan melalui telepon dari para petugas medik yang berjaga.

    CAESAR AKBAR | WAWAN PRIYANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.