Rini Soemarno Ingatkan Himbara dan Perbanas Akur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dari kiri: Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri BUMN Rini Soemarno sebelum rapat terbatas di Kantor Kepresidenan, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, 6 Februari 2017. Rapat terbatas membahas pembangunan proyek Kereta Ringan/Light Rail Transit (LRT). TEMPO/Subekti.

    Dari kiri: Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri BUMN Rini Soemarno sebelum rapat terbatas di Kantor Kepresidenan, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, 6 Februari 2017. Rapat terbatas membahas pembangunan proyek Kereta Ringan/Light Rail Transit (LRT). TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta -Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno menekankan perusahaan perbankan dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk tidak saling bersinggungan. Rini meminta mereka saling berbagi pelayanan atau share service.

    "Kenapa antara BUMN harus berantem, kenapa gak share saja. Yang saya tekankan, kalau kita bersama-sama sinergi, bisa lebih efisien," kata Menteri Rini di Jakarta, Kamis malam.

    Baca: Menteri BUMN: Pencairan Dana Kereta Cepat Dilakukan Mei

    Dalam menutup acara "Executive Leadership Program" itu, Rini mencontohkan sebelum ia memimpin Kementerian BUMN, empat bank Himbara, yakni Bank Mandiri, BNI, BRI dan BTN saling berkompetisi dalam memberikan bunga yang rendah, namun hal itu justru bisa merugikan perusahaan.

    Ia mengatakan perang antarperusahaan BUMN dengan sektor industri yang sama justru akan menjatuhkan perusahaan yang kalah. Menurut dia, perusahaan swasta justru akan senang melihat perusahaan BUMN bersinggungan.

    Rini juga mencontohkan perusahaan konstruksi BUMN, seperti Wijaya Karya, Waskita Karya dan PP tidak perlu saling berebut lelang proyek yang nantinya merugikan pihak yang kalah.

    Baca: Menteri Rini Sebut PP Tentang Tata Ruang Nasional Segera Keluar

    "Perusahaan karya-karya seperti Wika, Waskita, PP, ada satu proyek tender, jor-joran satu sama lain. Akhirnya satu perusahaan karya menang, yang lainnya rugi. Perang di BUMN janganlah terjadi," ungkapnya.

    Ia menekankan BUMN harus menerapkan budaya kekeluargaan dan sesama perusahaan dapat saling berbagi pelayanan sehingga keuntungan didapat sekaligus masyarakat juga mendapatkan manfaat.

    Pada penutupan acara, Menteri Rini pun meluncurkan Kartu Indonesia Poin yang memungkinkan karyawan BUMN dan anggota keluarganya dapat memperoleh manfaat maksimal dari program promosi antarBUMN.

    Kartu BUMN selain berfungsi sebagai kartu identitas multifungsi, alat pembayaran (uang elektronik), juga dapat digunakan untuk program loyalti baik pengumpulan, transfer dan penggunaan poin antara BUMN, serta akses ke infrastruktur perusahaan maupun fasilitas layanan kesehatan.

    "Ada fasilitas untuk saling tukar poin rewards tadi misalnya Garuda Miles bisa ditukar menjadi Telkomsel poin, ini nanti bisa buat beli pulsa. Telkomsel poin juga bisa ditukar dengan poin Kimia Farma," kata Direktur Utama Telkom Indonesia Alex Sinaga.

    Untuk perolehan dan penukaran poin dapat dilakukan di berbagai gerai bank BUMN, seperti BRI, BNI, BTN dan Bank Mandiri, serta gerai Pertamina, Kimia Farma dan Grup Telkom Indonesia, yang nantinya dapat digunakan untuk pembelian voucer kartu telepon atau tawaran promosi poin dari BUMN lainnya

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.