Februari, 5.119 Turis Asing Kunjungi Sulawesi Utara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang nelayan mengayuh perahunya saat berada di pantai Lakban di Teluk Buyat, Kecamatan Ratatotok, Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, 1 Desember 2015. Keindahan pantai lakban memang menjadi daya tarik wisatawan yang berkunjung ke Minahasa Tenggara. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

    Seorang nelayan mengayuh perahunya saat berada di pantai Lakban di Teluk Buyat, Kecamatan Ratatotok, Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, 1 Desember 2015. Keindahan pantai lakban memang menjadi daya tarik wisatawan yang berkunjung ke Minahasa Tenggara. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

    TEMPO.CO, Jakarta - Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Provinsi Sulawesi Utara melalui pintu masuk Bandara Sam Ratulangi bulan Februari 2017 mengalami peningkatan sebesar 233,49 persen.

    "Pada bulan Februari 2017, jumlah wisman yang berkunjung ke Sulut sebanyak 5.119 orang atau naik 233,49 persen jika dibandingkan dengan posisi sama tahun sebelumnya hanya 1.535 orang," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulut Moh Edy Mahmud, di Manado, Selasa, 4 April 2017.

    Dia menyebutkan wisatawan mancanegara yang datang didominasi oleh warga Tiongkok sebanyak 4.166 orang (81,38 persen), diikuti oleh Singapura 118 orang (2,31 persen), Amerika Serikat 91 orang (1,78 persen), dan Jerman 72 orang (1,41 persen).

    Kemudian, Hong Kong 66 orang (1,29 persen), Malaysia 60 orang (1,17 persen), Australia 55 orang (1,07 persen), Inggris 49 orang (0,96 persen), Jepang 46 orang (0,90 persen), dan Belanda 36 orang (0,70 persen).

    Namun wisman yang datang pada Februari 2017 itu menurun sebesar 33.29 persen dibanding bulan Januari 2017 berjumlah 7.674 orang.

    Ia berharap pemerintah agar terus meningkatkan objek wisata di Sulut agar semakin banyak tamu berkunjung ke daerah ini.

    Pihaknya optimistis peningkatan wisman ke Sulut semakin tinggi, apalagi ditopang dengan program pemerintah dalam meningkatkan sektor pariwisata di daerah ini.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.