Ekspor Minyak Iran Sentuh Level Tertinggi Sejak 1979

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS/Raheb Homavandi/Files

    REUTERS/Raheb Homavandi/Files

    TEMPO.CO, Jakarta - Jumlah ekspor minyak mentah Iran untuk pertama kalinya mencapai 3 juta barel per hari (bph) sejak revolusi Islam tahun 1979.

    Menurut menteri minyak Iran Bijan Namdar Zanganeh, seperti dilansir Bloomberg (Selasa, 7 Maret 2017), level tersebut berlangsung hanya dalam satu hari dan tercapai pada bulan Iran berjalan yang dimulai pada 19 Februari.

    Berdasarkan data Bloomberg, ekspor minyak mentah Iran telah mencapai jumlah rata-rata sebesar 2,45 juta bph sejak 19 Februari.

    Performa ekspor minyak Iran sempat tersungkur pada 2011 akibat tertekan oleh pemberlakuan sanksi internasional yang menyasar industri minyak sehingga menurunkan produksinya.

    Sejak sanksi tersebut berakhir pada Januari 2016, Iran telah dengan cepat pulih serta meningkatkan tingkat produksinya ke level sebelum menjalani sanksi sebesar kira-kira 4 juta bph. Target produksipun dipasang di level 5 juta bph pada 2021 dengan bantuan investor asing, meskipun belum ada yang menandatangani kontrak definitif.

    Negara yang dipimpin oleh Hassan Rouhani itu mendapatkan pengecualian dari kesepakatan pemangkasan produksi oleh organisasi negara-negara pengekspor minyak bumi (OPEC) dengan alasan masih harus pulih dari efek sanksi.

    Tingkat produksinya pernah melampaui 6 juta bph pada periode 1970an, sebelum revolusi Islam mendorong investor negara barat untuk pergi serta memicu konfrontasi yang panjang dengan AS.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.