IORA Summit, Kemenlu Ajak Delegasi Jelajah Jakarta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah delegasi negara-negara yang mengikuti Indian Ocean Rim Association (IORA) berfoto bersama sebelum memulai acara hari ini, di Jakarta Convention Center, 5 Maret 2017. TEMPO/Diko

    Sejumlah delegasi negara-negara yang mengikuti Indian Ocean Rim Association (IORA) berfoto bersama sebelum memulai acara hari ini, di Jakarta Convention Center, 5 Maret 2017. TEMPO/Diko

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri, Desra Percaya, mengajak para delegasi dari negara anggota Indian Ocean Rim untuk berjalan-jalan di Jakarta. Dia mengatakan kota ini adalah tempat di mana keanekaragaman budaya Indonesia bertemu.

    "Jakarta adalah tempat di mana keanekaragaman budaya Indonesia bertemu," kata Desra Percaya saat membuka rangkaian acara pertemuan IORA hari ini, di Jakarta Convention Center, Minggu 5 Maret 2017.

    Baca: IORA Summit Dimulai Hari Ini

    Desra mengatakan kepada para delegasi untuk juga menjelajah Jakarta, selain menghadiri pertemuan di IORA. Selain itu, dia juga meminta kepada para delegasi untuk mengunjungi photo exhibition yang berada di sekitar area pertemuan. "Manjakan mata dan hati Anda."

    Penyelenggaraan IORA Summit 2017 memang disemarakkan dengan rangkaian kegiatan lain, seperti pameran yang mengangkat tema 'The Great Voyage Indian Ocean'. Pameran ini berupa reproduksi foto, peta klasik, artefak, karya seni, dan foto-foto obyek wisata nusantara.

    Simak: Subsidi Dicabut, PLN Cocokkan Data Konsumen Golongan 900 VA

    Pameran ini menempati booth seluas 18 meter persegi yang didesain seperti bangunan kapal, untuk menarik perhatian para tamu undangan. Selain itu ada juga dipamerkan great tour menuju Indian Ocean di Indonesia, berupa sejumlah obyek wisata seperti Danau Toba, Borobudur, Mandalika.

    Kemudian juga ada perjalanan sejarah nusantara yang ratusan tahun lalu, telah melakukan pelayaran melintasi Samudera Hindia. Pelayaran itu digambarkan melalui replika Samudera raksasa Borobudur sebagai pelayaran yang dilakukan pelaut dari Jawa menuju Madagaskar dan Afrika, di abad 4-9 masehi.

    DIKO OKTARA

    IORA Summit Dimulai Hari Ini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).