IHSG Ditutup Turun Tipis 8,45 poin

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Vokalis Grup Band Nidji Giring Ganesha dan Istrinya Cynthia Riza bersama Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan Anggota Bursa BEI Hamdi Hassyabaini menyaksikan pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia, 23 Februari 2016. TEMPO/Destrianita K

    Vokalis Grup Band Nidji Giring Ganesha dan Istrinya Cynthia Riza bersama Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan Anggota Bursa BEI Hamdi Hassyabaini menyaksikan pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia, 23 Februari 2016. TEMPO/Destrianita K

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis, 15 Desember 2016 ditutup turun tipis sebesar 8,45 poin di tengah data ekonomi domestik yang cukup positif.

    IHSG BEI ditutup melemah 8,45 poin atau 0,16 persen menjadi 5.254,36. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak turun 2,05 poin (0,23 persen) menjadi 880,68.

    Analis Relance Securities Lanjar Nafi di Jakarta, Kamis, 15 Desember 2016 mengatakan bahwa IHSG ditutup melemah tipis setelah mengalami tekanan cukup dalam pada sesi awal perdagangan, data ekspor impor yang naik menjadi salah satu faktor yang menjaga indeks sehingga tidak tertekan lebih dalam.

    "Data itu cukup membuat investor domestik optimis terhadap kondisi kemampuan ekonomi Indonesia," katanya.

    Badan Pusat Statistik (BPS) melansir, neraca perdagangan Indonesia pada November 2016 mengantongi surplus sebesar 837,8 juta dolar Amerika Serikat, dengan nilai ekspor mencapai 13,49 miliar dolar AS sementara impor sebesar 12,65 miliar dolar AS.

    Secara kumulatif, pada periode Januari-November 2016, neraca perdagangan mengalami surplus sebesar 7,79 miliar dolar AS, dengan ekspor mencapai 130,65 miliar dolar AS dan impor sebesar 122,86 miliar dolar AS.

    Kendati demikian, lanjut dia, pada saat investor domestik cukup optimistis, investor asing justru melanjutkan aksi lepas saham sehingga memperlebar aliran dana keluar dari pasar saham. Tercatat investor asing membukukan jual bersih pada Kamis (15 Desember 2016) sebesar Rp632,74 miliar.

    Sementara itu tercatat frekuensi perdagangan saham di pasar reguler BEI mencapai 245.159 kali transaksi dengan total jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 10,239 miliar lembar saham senilai Rp8,050 triliun.

    Bursa regional, di antaranya indeks Hang Seng melemah 397,22 poin (1,77 persen) ke level 22.059,40, indeks Nikkei naik 20,18 poin (0,10 persen) ke level 19.273,79, dan Straits Times melemah 23,29 poin (0,79 persen) posisi 2.930,77.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.