Jokowi Terus Pantau Proyek Listrik 35 Ribu MW  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas melakukan pengecekan pada Pembangkitan listrik Jawa Bali di Pembangkit Listri Tenaga Uap (PLTU), Muara Angke, Jakarta, Selasa (29/2). PLTU Muara Karang menjadi tulang punggung untuk memenuhi kebutuhan listrik sebesar 53 persen dari kebutuhan listrik wilayah Jakarta dan sekitarnya, pengembangan pantai utara dengan cara reklamasi pantai berdampak terhadap oprasional PLTU Muara karang yang memiliki total kapasitas 1648 MW dengan kebutuhan air 25.000 kubik permenit. TEMPO/Amston Probel

    Petugas melakukan pengecekan pada Pembangkitan listrik Jawa Bali di Pembangkit Listri Tenaga Uap (PLTU), Muara Angke, Jakarta, Selasa (29/2). PLTU Muara Karang menjadi tulang punggung untuk memenuhi kebutuhan listrik sebesar 53 persen dari kebutuhan listrik wilayah Jakarta dan sekitarnya, pengembangan pantai utara dengan cara reklamasi pantai berdampak terhadap oprasional PLTU Muara karang yang memiliki total kapasitas 1648 MW dengan kebutuhan air 25.000 kubik permenit. TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.COJakarta - Presiden Joko Widodo terus memantau perkembangan proyek-proyek infrastruktur yang tengah berjalan. Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Pandjaitan mengatakan Presiden Jokowi memintanya untuk mencari tahu kemajuan proyek listrik 35 ribu megawatt. "Kami mau cek semuanya. Sudah berapa persen progresnya," kata Luhut di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 27 Oktober 2016

    Salah satu yang diminta Presiden mengenai proyek listrik itu, kata Luhut, ialah dari sisi bisnis. Karena itu, dalam rapat koordinasi yang akan digelar siang ini di kantor Kementerian Koordinator Kemaritiman, akan dihadiri Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.

    Selain proyek listrik 35 MW, Menteri Luhut menambahkan, pembicaraan proyek Pelabuhan Patimban dan wacana kereta cepat Jakarta-Surabaya masih terus berlangsung. Menurut Luhut, pemerintah bersama pihak Kedutaan Besar Jepang sedang membahas proyek Patimban. Pemerintah, dia melanjutkan, belum bisa memastikan pengerjaan Pelabuhan Petimban.

    Sebelumnya, Menteri Luhut memprediksi proyek pembangkit listrik 35 ribu MW tak akan rampung pada 2019 atau sesuai target pemerintah. Ia menyebutkan target proyek pembangkit listrik diturunkan menjadi 20-25 ribu MW.

    Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir memilih bersikap optimistis. Ia mengatakan sudah berusaha mengejar target proyek listrik 35 ribu MW. 

    Saat ini PLN sudah menandatangani power purchase agreement (PPA) sebesar 18 ribu MW dari total 35 ribu MW itu. "Dibilang lambat tidak mungkin, sudah di atas 18 ribu (megawatt) dalam setahun,” ujar Sofyan.

    ADITYA BUDIMAN | DIKO OKTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?