IHSG Dibuka Menguat 14,32 Poin ke Level 5.435,31

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bursa saham. REUTERS/Issei Kato

    Ilustrasi bursa saham. REUTERS/Issei Kato

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG pada perdagangan hari ini, Selasa 25 Oktober 2016, dibuka menguat 14,32 poin atau 0,26 persen ke level 5.435,31. Sebelumnya pada penutupan perdagangan kemarin IHSG ditutup dengan penguatan terbatas 10,46 poin (0,19 persen) di level 5.419,70.

    Dari 538 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, sebanyak 102 saham menguat, 14 saham melemah, 67 saham stagnan, dan sisanya belum ditransaksikan.

    Dari sepuluh indeks sektoral di Bursa Efek, hanya sektor infrastruktur dan aneka industri yang masih melemah tipis masing-masing 0,1 persen dan 0,2 persen. Sedangkan sisanya menguat ditopang oleh sektor agrikultur sebesar 0,5 persen, disusul sektor industri dasar dan sektor keuangan yang kompak menguat 0,3 persen.

    Baca:
    Siti Fadilah Ditahan: 3 Seleb Terseret Kasus Alat Kesehatan  
    Sebelum Diperiksa di Bareskrim, Ahok ke Istana Presiden
    Merasa Ditipu, Wanita Ini Gugat KFC Bayar Rp 260,7 Miliar

    Penguatan Indeks Saham Indonesia sejalan dengan Indeks Strait Times Singapura dan Indeks Nikkei 225 Tokyo yang menguat masing-masing 0,02 persen dan 0,63 persen di level 2.857,33 dan 17.342,77. Sedangkan Indeks Hang Seng Hongkong dan Indeks Shanghai Cina masih di zona merah dengan pelemahan masing-masing 0,13 persen dan 0,07 persen ke level 23.574,08 dan 3.125,93.

    Analis ekonomi dari First Asia Capital David Sutyanto, Selasa 25 Oktober 2016, mengatakan faktor eksternal yang kondusif dan sentimen rilis laba kuartal III sejumlah emiten akan menggerakkan psikologis pasar pada perdagangan hari ini.

    Di pasar global, Indeks Wall Street tadi malam berhasil melanjutkan penguatannya. Indeks DJIA dan S&P masing-masing menguat 0,43 persen dan 0,47 persen di level 18.223,03 dan 2.151,33. Menurut David, kenaikan indeks tersebut karena pasar merespons sejumlah isu positif individual seperti rilis laba kuartal III 2016 sejumlah emiten dan aksi korporasi. 

    Ia memperkirakan IHSG akan berpeluang untuk melanjutkan penguatan. "IHSG diperkirakan bergerak dengan support di 5.400 dan resisten di 5.450 cenderung menguat," ujar David Sutyanto.

    DESTRIANITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.