Pungutan Dana Ekspor CPO Diminta Turun Jadi US$5 Per Ton

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Novi Kartika

    TEMPO/Novi Kartika

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perindustrian meminta agar pungutan dana ekspor minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) diturunkan dari 20 dollar AS per ton menjadi 5 dollar AS per ton.

    "Pungutannya terlalu tinggi, jadi memengaruhi penurunan ekspor CPO," kata Dirjen Industri Agro Kemenperin Panggah Susanto di Jakarta, Jumat (26 Agustus 2016).

    Panggah menyampaikan, ekspor CPO mengalami penurunan 18,9 persen pada semester I/2016 menjadi 7,9 miliar dollar AS dari 9,8 dollar AS pada periode yang sama tahun lalu.

    Penurunan tersebut mempengaruhi menurunnya kinerja ekspor industri makanan makanan dan minuman pada Semester I/2016.

    Padahal, lanjut Panggah, kinerja ekspor sektor makanan dan minuman, tanpa ekspor minyak sawit dan olahan kelapa, masih baik.

    Nilai ekspor makanan dan minuman turun 18,9 persen pada semester I/2016 dari 9,8 miliar dollar AS menjadi 7,9 miliar dollar AS pada.

    Namun demikian, pertumbuhan industri makanan dan minuman masih positif pada semester I/2016 yang mencapai 7,92 persen.

    Angka tersebut lebih tinggi jika dibandingkan dengan pertumbuhan industri mamin pada periode yang sama tahun lalu yang sebesar 7,54 persen.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.