Ancol Terbitkan Obligasi Tahap 1 Tahun 2016

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perseroan akan menerbitkan Obligasi sebanyak-banyaknya  300 M yang dibagi menjadi 2 tenor.

    Perseroan akan menerbitkan Obligasi sebanyak-banyaknya 300 M yang dibagi menjadi 2 tenor.

    INFO BISNIS - Kawasan Indoor Dufan di Dunia Fantasi masih menjadi fokus pengembangan PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk (Perseroan) pada tahun 2016-2023.  Ini sebagian rencana strategis untuk pengembangan bisnis rekreasi pada periode tersebut.

    Saat ini di dalam Kawasan Indoor Dufan sudah hadir wahana Ice Age dan Hello Kitty Adventure, serta tersambung dengan wahana baru Fantasy Light dan Fantastique Show. Dalam perencanaan tersebut, kawasan Indoor Dufan ini akan dilengkapi dengan wahana-wahana permainan atraktif lainnya.

    Beberapa rencana lain juga sudah disiapkan. Contohnya mengembangkan kawasan rekreasi baru di lahan reklamasi, Pulau K. Rencananya kawasan ini akan dengan themed park, thematic apartment complex, condotel and hotel complex, style mall center, water ride attractions, dan water front convention hall.

    Kawasan pantai juga akan dikembangkan dengan menghadirkan pantai baru.  Saat ini telah hadir Pantai Ancol Lagoon ± 3.5 km yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas rekreasi. Pantai tersebut akan melengkapi pantai existing sepanjang ± 500 m. Pantai Ancol Lagoon ini dilengkapi dengan fasilitas jogging track, restoran dan cafe, lapangan bermain anak-anak, plaza aktifitas yang dilengkapi fasilitas umum seperti musholla dan ruang bilas, serta permainan air Aqua Fun.

    Selain segmen rekreasi, Perseroan juga akan melakukan pengembangan bisnis properti. Pada 2015 Perseroan telah mengembangkan Apartemen Northland, Jaya Ancol Seafront, Coasta Villa, selanjutnya Perusahaan akan mengembangkan Ocean Breeze, Condominium Pulau dan Kawasan Mix Use Carnaval.

    Sebagai kawasan terpadu, selain sarana rekreasi dan properti, Perseroan juga menyediakan gedung yang dapat digunakan untuk meetings, incentives, conferencing dan exhibitions (MICE) yang terletak di  Putri Duyung Ancol dan Gedung Ecovention. Juga beragam jenis restoran  yang menyediakan berbagai khas kuliner daerah.

    Diharapkan melalui upaya-upaya pengembangan bisnis tersebut dapat meningkatkan pendapatan Perseroan dengan tumbuh sampai dengan 39persen (compound annual growth rate) per tahun dengan pertumbuhan laba bersih 16persen (compound annual growth rate) dari tahun 2015, sehingga pada 2023 diharapkan pendapatan Perusahaan mencapai Rp 3,7 triliun dengan laba bersih Rp 1 triliun.

    Semua strategi usaha serta produk-produk andalannya bisnis tersebut dipaparkan dalam  due diligence meeting dan public expose pada Kamis, 25 Agustus 2015 di Ruang Seminar BEI, Jakarta. Tujuannya agar masyarakat dapat mengetahui perkembangan terkini . Dalam kesempatan ini Perseroan juga menawarkan OBLIGASI BERKELANJUTAN I JAYA ANCOL TAHAP I TAHUN 2016 (“Obligasi”).

    Untuk mendukung pengembangan bisnis tersebut, Perseroan akan menerbitkan Obligasi sebanyak-banyaknya Rp300.000.000.000,- (tiga ratus miliar Rupiah) yang dibagi menjadi 2 tenor yaitu 3 tahun dan 5 tahun. Obligasi ini telah mendapatkan idAA- (Double A Minus) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) dan ditawarkan pada rentang kupon 8,1persen - 8,6persen per tahun untuk tenor 3 tahun dan 8,2persen - 8,7persen per tahun untuk tenor 5 tahun. Obligasi dapat dipesan melalui PT Mandiri Sekuritas dan PT Indo Premier Securities yang telah ditunjuk Perseroan sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi pada masa penawaran awal (bookbuilding) dari tanggal 25 Agustus 2016 sampai dengan 8 September 2016.

    Dari dana hasil penerbitan Obligasi, sekitar 60persen dari hasil dana Obligasi akan digunakan untuk pengembangan kegiatan usaha dalam bidang rekreasi yaitu pengembangan dan pemeliharaan Dunia Fantasi, Kawasan Pantai, Seaworld Ancol, Ocean Dream Samudra, Atlantis Water Adventure dan Pasar Seni melalui penyertaan modal pada entitas anak Perseroan yaitu Taman Impian Jaya Ancol. Sisanya sekitar 40persen akan digunakan untuk pengembangan properti oleh Perseroan. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.