Arcandra Dicopot, BEI: Pasar Modal Tak Terpengaruh  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Siluet seorang pengunjung dengan latar monitor pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 13 November 2015. ANTARA/Rosa Panggabean

    Siluet seorang pengunjung dengan latar monitor pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 13 November 2015. ANTARA/Rosa Panggabean

    TEMPO.COJakarta - Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Bursa Efek Indonesia (BEI) Alpino Kianjaya menilai, pencopotan Arcandra Tahar dari jabatan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral tak mempengaruhi kondisi indeks perdagangan.

    “Oh, no. Tidak ada pengaruhnya,” ujar Alpino saat ditemui di gedung Bursa Efek Indonesia, Selasa, 16 Agustus 2016. Alpino menilai, tidak ada hubungan antara peristiwa pencopotan menteri dan indeks saham.

    Menurut dia, pasar modal sangat universal. Ini membuat pencopotan Arcandra tak akan menjadi sentimen negatif untuk perdagangan bursa saham hari ini atau ke depannya. “Lihat, IHSG hari ini naik, kan?” katanya.

    Adapun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Selasa, 16 Agustus 2016, dibuka positif. Saat pre-opening perdagangan, IHSG bergerak naik 21,737 poin atau 0,40 persen ke level 5.341,934. Sedangkan indeks LQ45 berada di level 917,418, menguat 5,362 poin atau 0,59 persen.

    Kondisi serupa terus berlanjut hingga awal perdagangan. IHSG dibuka menguat 26,285 poin atau 0,49 persen ke level 5.346,846. Sedangkan indeks LQ45 dibuka naik 6,201 poin atau 0,68 persen ke level 918.257.

    Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup di level 5.320,561. Angka tersebut merosot 56,635 poin atau 1,05 persen. Adapun indeks LQ45 kemarin terkoreksi 9,466 poin atau 1,03 persen ke level 912.056.

    BAGUS PRASETIYO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.