Buruh Beberkan Rencana Geruduk Tanjung Priok  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Serikat Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia (SBTPI), memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) di depan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, 1 May 2015. TEMPO/Subekti

    Serikat Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia (SBTPI), memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) di depan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, 1 May 2015. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Kelompok buruh yang bekerja di pelabuhan akan berdemonstrasi untuk memperingati Hari Buruh Sedunia pada Minggu, 1 Mei 2016. Sekretaris Jenderal Federasi Pekerja Pelabuhan Indonesia (FPPI) Nova Hakim mengatakan ribuan buruh dari 12 pelabuhan di Indonesia akan turun ke jalan.

    "Tiga ribu lebih buruh pelabuhan akan turun ke Pelabuhan Tanjung Priok untuk merayakan Hari Buruh," kata Nova Hakim melalui siaran pers kepada Tempo, Kamis, 28 April 2016.

    Hingga saat ini, para buruh pelabuhan menyatakan belum sepenuhnya sejahtera. "Apalagi ditambah maraknya praktek outsourcing yang buruhnya dibayar di bawah UMP," kata Suryansyah dari Serikat Pekerja Jakarta International Container Terminal (JICT) melalui pesan pendek, Kamis, 28 April 2016.

    Menurut Surya, di lingkungan kerja buruh pelabuhan juga terjadi pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. "Dan keputusan Mahkamah Konstitusi soal pekerjaan inti yang tidak boleh dialihdayakan," ujar Surya.

    Pada demonstrasi 1 Mei mendatang, para buruh akan melakukan aksi di area pelabuhan Tanjung Priok. Menurut Nova, berbagai elemen buruh pelabuhan ini akan menyampaikan pesan reformasi badan usaha milik negara Pelabuhan Indonesia (Pelindo).

    REZKI ALVIONITASARI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.